ADAKITANEWS, Nganjuk – Dengan semangat Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, para Insan Wartawan yang bertugas di Kabupaten Nganjuk membuat wadah organisasi wartawan dengan menggelar Konferensi I Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nganjuk, di Hotel Nirwana, Jumat (28/10).

Pelaksanan Konferensi I PWI Nganjuk yang dihadiri Ketua, Sekretaris, serta Bidang Keorganisasian PWI Jawa Timur berlangsung cair. Meski sempat terjadi perdebatan cukup dinamis akhirnya seluruh peserta konferensi sepakat menggunakan sistem aklamasi dengan memilih Ristika Wahyu Prasetyo, wartawan Harian Bhirawa sebagai Ketua, Roni Kurniawan, wartawan Surabaya Post sebagai Sekretaris dan Andik Sukaca dari Koran Memo sebagai Bendahara, “Saya salut dengan kekompakan teman-teman Nganjuk. Ini modal yang luar biasa,” ujar Ketua PWI Jatim, Ahmad Munir usai memimpin persidangan.

Munir berharap, wartawan di Nganjuk mampu menciptakan iklim pers yang sehat dan membangun di bawah PWI sebagai wadah organisasi kewartawanan. Pasalnya, menurut wartawan senior Antara ini, banyak wartawan yang bermasalah karena tidak memilki wadah berorganisasi sebagai tempat berhimpun dan meningkatkan kualitas, sehingga di lapangan sering melanggar kode etik. “Semoga ini awal yang baik bagi iklim pers di Nganjuk,” imbuh Munir.

Dia juga mengaku salut dengan apresiasi masyarakat Nganjik yang sangat positif. Hal ini terbukti dengan banyaknya ucapan dan karangan bunga dari pejabat, baik eksekutif, legislatif dan kalangan swasta. “Melihat respon publik, saya optimis PWI Nganjuk akan berkembang dan eksis,” pungkas Munir.

Sementara, Ristika dalam sambutan perdananya sebagai Ketua terpilih menjelaskan, keberadaan PWI nantinya menjadi pengontrol dan titik pantau bagi wartawan dalam bekerja, sehingga nantinya tidak ada jurnalis aba-abal yang berkeliaran, serta tidak memiliki legalitas yang jelas seperti media yang harus terdaftar di Dewan Pers. “Harapannya semua media bisa terkontrol dan menjunjung tinggi kode etik kewartawanan,” urainya.

Dia berharap seluruh anggota mendukung program kerja PWI yang telah disepakati bersama, sehingga keberadaan organisasi kewartawanan bukan sekedar wadah tanpa makna. “Agenda terdekat kita adalah Hari Pers Nasional (HPN) kita gelar baksos bersama masyarakat,” tegasnya.

Hasil pantauan Tim Adakitanews.com, Konferensi digelar sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB, dengan mengusung tema “Dengan semangat Sumpah Pemuda, Kita Bangkitkan Persatuan, Satukan Tekad, Kibarkan PWI sepanjang Masa” dilanjutkan dengan pelantikan. “Agendanya sekalian pelantikan agar lebih mantab,” ujar Muji Hartono, Ketua Panitia.

Muji menambahkan, agenda pelantikan dipastian akan dihadiri Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman, Ketua DPRD dan sejumlah pengusaha serta SKPD. “Undangannya jam 19.00 WIB, semua siap hadir,” katanya.(Jati)

Keterangan Gambar: Pelaksanan konferensi pertama PWI Nganjuk.(Foto : Bagus Jatikusumo)