ADAKITANEWS, Kota Madiun – Acara pentas musik di alun-alun Kota Madiun pada Selasa (14/11) malam yang mendatangkan artis ibukota, Via Vallen, ternyata juga menarik hadirnya komplotan pencopet dari luarkota.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro mengatakan, dalam acara tersebut lima dari enam orang tersangka pencopetan berhasil diringkus. Dan dari keseluruhan komplotan in, baik yang sudah tertangkap maupun yang masih DPO diketahui merupakan warga Kota Surabaya.

“Komplotan ini merupakan spesialis pencopetan pada acara – acara konser musik yang melibatkan artis – artis ternama, yang tentunya banyak penontonnya, termasuk di Madiun ini,” jelas AKP Logos Bintoro, Rabu (15/11).

Masih menurut AKP Logos, komplotan ini memang sudah berniat melakukan operasi di Madiun. Hal ini diketahui dari pengakuan para tersangka ika mereka sengaja menyewa mobil untuk menuju lokasi konser.

Para tersangka tersebut adalah Satria Mukti, 32, warga Pabean, Muhamad Zalias, 36, warga Mulyorejo, Martinus Valentino, 29, warga Wonokromo, serta Muhamad Irfan, 34, dan Muhamad Gufron yang merupakan warga Pabean Cantikan Kota Surabaya. “Kelimanya ini sudah berhasil ditangkap sedangkan satu orang tersangka bernama Junaidi masih menjadi DPO,” lanjut AKP Logos.

Dari enam orang tersangka tersebut masing – masing memilki peran yang berbeda – beda. Tersangka Satria Mukti, memiliki peran sebagai pemetik atau pengambil HP dari korban, sedangkan Muhamad Zalias berperan sebagai sopir sekaligus menampung hasil copetan, sisanya empat orang berperan sebagai pendorong korban atau target supaya lengah.

“Penangkapan diawali ketika tersangka Martinus Valentino ketahuan dan diteriaki copet oleh penonton dan seketika langsung ditangkap petugas,” urai Kasatreskrim.

Dari penangkapan tersebut, akhirnya bisa berkembang sehingga bisa menangkap lima tersangka yang masih berada di wilayah Kota Madiun. Sementara satu orang berhasil lolos.

“Dari 23 HP yang berhasil diamankan sampai saat ini ada 10 HP yang sudah diketahui pemiliknya. Dibuktikan dengan kotak/kardus HP yang diserahkan korban,” kata AKP Logos.

Kerugian materi akibat perbuatan tersangka ini ditaksir mencapai sekitar Rp 25 juta. “Kepada para tersangka diancam dengan pasal 363 dengan ancaman penjara 7 tahun,” tegas AKP Logos.(bud)

Keterangan gambar : Lima orang tersangka pencopetan dan barang bukti saat rilis di Polres Madiun Kota.(foto : budiyanto)