Kediri(adakitanews.com)—Program bedah rumah kurang layak huni warga kurang mampu dilakukan di wilayah Kabupaten Pare. Kali ini bedah rumah dilakukan Koramil Pare beserta warga terhadap rumah milik Suyati, warga Dusun Purwoharjo, Desa Sidorejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Danramil Pare Kapten Warsito mengungkapkan bedah rumah kurang layak huni ini merupakan program Pemerintah Jawa Timur. Program ini diharapkan dapat membantu kehidupan, khususnya tempat tinggal bagi warga yang rumahnya dengan kondisi kurang layak huni.

“Bedah rumah ini merupakan program Pemerintah Jawa Timur dan di Kabupaten Kediri mendapatkan bantuan untuk melakukan bedah rumah,” ungkap Kapten Warsito, Rabu (18/12/2019).

Anggota Koramil Pare akan melakukan bedah rumah di 32 rumah warga Kecamatan Pare yang kurang layak huni. Menurut Danramil Pare, ada beberapa kriteria, rumah yang tergolong tidak layak huni dan berhak mendapatkan bantuan bedah rumah ini.

Adapun diantaranya rumah terbuat dari anyaman bambu. Selain itu petugas Koramil khususnya Bhabinsa juga melihat latar belakang pekarjaan dan bagaimana status kehidupannya. Dalam keseharian Suyati bekerja sebagai buruh tani.

“Di Kecamatan Pare, total sebanyak 32 rumah yang kita lakukan program bedah rumah ini,” ungkap Danramil.

Sementara itu Suyati merasa senang ketika dirinya mengetahui rumahnya akan diperbaiki dalam program bedah rumah. Selama ini dirinya dan sang suami ingin memperbaiki rumahnya. Namun karena kondisi keuangan, keinginan tersebut belum terwujud.

“Terima kasih telah melakukan bedah rumah. Sejak dulu ingin sekali diperbaiki namun tidak ada biaya. Uang yang didapatkan hanya bisa untuk makan sehari-hari,” ungkap Suyati. (gar).