ADAKITANEWS, Tulungagung – Suasana duka mewarnai kedatangan jenazah Khoirul Maksum, salah seorang korban meninggal dalam kecelakaan kerja proyek pembangunan Apartemen Pakubuwono Spring, Jalan Teuku Cut Nyak Arief, Kebayoran Lama Jakarta Selatan.

Korban yang baru bekerja di proyek tersebut sejak sepuluh hari lalu ini, merupakan satu dari tiga korban yang meninggal, sementara tiga lainnya mengalami luka. Jenazah Khoirul Maksum tiba di rumah duka di Desa Sebalor Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung pada Kamis (28/12) malam. Saat mobil jenazah yang membawa korban langsung dari Jakarta tiba di halaman rumah duka, isak tangis keluarga dan kerabat pun langsung pecah.

Sejumlah tetangga dan kerabat korban kemudian langsung mengusung peti jenazah ke sebuah musala di samping rumah korban untuk disalatkan. “Almarhum selama masa hidupnya dikenal sebagai sosok yang baik. Korban tipe orang yang pendiam dan pekerja keras,” ungkap Imam Syafi’i, kakak almarhum.

Menurut Syafi’i, tidak ada firasat apapun sebelum kepergian korban. Sebelum berangkat ke Jakarta dua pekan lalu, korban juga sempat bekerja di sejumlah proyek di Bali. Kepergian korban yang merupakan bungsu dari lima bersaudara dari pasangan Syamsuri dan Khodijah ini, meninggalkan seorang istri yang telah dinikahi sembilan tahun lalu, namun belum dikaruniai anak.

Usai disalatkan, jenazah Khoirul Maksum langsung diberangkatkan menuju pemakaman umum desa setempat untuk dikebumikan.(bac)

Keterangan gambar : Jenazah Khoirul Maksum saat tiba di rumah duka.(foto : acta cahyono)