AdaKitaNews Daerah Korban Tewas Gunung Lawu Bertambah Menjadi 9 Orang

Korban Tewas Gunung Lawu Bertambah Menjadi 9 Orang

2015-11-19_16.13.33ADAKITANEWS, Ngawi – Salah satu korban tragedi kebakaran Gunung Lawu medio 18 Oktober 2015 lalu, akhirnya meninggal dunia, Kamis (19/11) dini hari lalu, di RS Dr Moewardi Solo, Jateng. Korban ke-9 meninggal dunia itu bernama Novi Dwi Istiwanti,17, Kelurahan Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Novi meninggal setelah menjalani perawatan intensif selama satu bulan.

Kondisi luka bakarnya yang cukup parah mengharuskan korban dirawat di rumah sakit dan menjalani delapan kali operasi. Terakhir berupa amputasi beberapa jari tangan dan pemulihan wajah. Sebelum meninggal, korban sempat menjalani operasi ke-8. Dalam kondisi sadar sesekali menanyakan keadaan sang ayah dan kakaknya.

“Selama perawatan korban dalam kondisi sadar. Masa kritis hingga koma terjadi seminggu menjelang kematiannya. Kalau dia menanyakan kondisi bapak dan kakaknya, keluarga menghibur masih dirawat di rumah sakit Madiun. Kami tidak berani menyampaikan keadaan sebenarnya, agar psikoligis tidak terpukul,” jelas Suharno, paman korban.

Ia menyatakan menerima kabar Novi meninggal sekitar pukul 03.30 WIB, dari keluarga berada di RS Mawardi, Solo. “Kami menerima kabar sekitar pukul 03.30 Wib melalui telepon. Sesuai permintaan sang ibu, Novi agar dimakamkan dekat ayah dan kakaknya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Brangol.” ujar Suharno lebih lanjut.

Novi merupakan korban ke-9 atau korban terakhir dari 9 pendaki terjebak kebakaran di Gunung Lawu, pertengahan Oktober lalu. Dia menyusul ayahnya (Sumarwan) dan kakaknya (Nanang) tewas terlebih dahulu di lokasi kejadian. Sebelumnya, Novi sempat diselamatkan dalam kondisi hidup bersama pamannya, Eko Nurhadi.

Eko sendiri akhirnya juga meninggal setelah menjalani perawatan di RSUPP Jatim dr Soetomo Surabaya. Jenazah Novi, dimakamkan di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi  atau rumah ibunya  (Sumiyatun). Setelah sejenak disemayamkan untuk disholati dan doa, isak tangis pecah dari Sumiyatun maupun rekan-rekan korban

Setelah proses persemayaman, dengan diantar para warga dan rekan-rekan sekolah, jenazah Novi diberangkatkan menuju pemakaman desa setempat untuk dimakamkan tidak jauh dari kuburan ayah dan kakaknya. (UK)

Berikut nama-nama korban:
1.       Joko Prayitno (31) asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
2.       Kartini (25) asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
3.       Nanang Setia Utama (16) Kelurahan Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
4.       Sumarwan (40) Kelurahan Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
5.       Rita Septi Hurika (21) asal warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.
6.       Awang Fery Pradika (25) warga Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
7.       Aris Munandar (27) warga Sanan Wetan, Kota Blitar.
8.       Eko Nurhadi (34) Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

Keterangan Gambar : Kondisi Novi saat ditemukan Tim SAR dalam peristiwa kebakaran Gunung Lawu, akhirnya dilarikan ke RS Mawardi Solo, Jateng, guna menjalani perawatan.