ADAKITANEWS2015-10-06_13.31.38, Kediri – Sebanyak 50 demonstran dari CV. Top Ten Tembacco di pelataran Pemerintahan Kabupaten Kediri terlantar. Hal itu terjadi, karena koordinator lapangan (korlap) tidak datang pada saat demo berlangsung.

Para demonstran yang didominasi kaum ibu-ibu tersebut, memadati pelatara Pemkab Kediri yang berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta. Kattang pada pukul 08.00 WIB. Namun, Andik selaku korlap dalam aksi tersebut, tidak juga kunjung datang hingga pukul 09.30 WIB, ketidak hadiran Andik membuat para ibu-ibu yang hendak melakukan demo merasa dikecewakan, Selasa(06/10).

2015-10-06_13.33.28“Kami kecewa dengan korlap(Andik-red) yang sudah menyia-nyiakan waktu untuk demo,”ungkap Suwarsih warga Desa Plosorejo Kecamatan Plosoklaten Kediri sekaligus karyawan yang diPHK oleh CV. Top Ten Tembacco secara sepihak.

Menurutnya, dalam demo kali ini, dirinya bersama beberapa rekan kerjanya hendak mengadukan perkara Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) oleh CV. Top Ten Tembacco Tajimas secara sepihak ke DPRD setempat. Ditambahkannya, setelah dirinya bersama rekannya di PHK sejak 15 Juli lalu, gaji yang seharusnya Ia dapatkan selama empat bulan tidak kunjung juga dicairkan oleh pihak CV yang bersangkutan. “Gaji kami selama 4 bulan belum dicairkan mas,”jelasnya.

Diakuinya, lama menunggu korlap dalam demo tersebut, membuat para ibu-ibu tidak putus arang. Bagi mereka, demo harus tetap berjalan seperti yang sudah teragendakan.”Iya, tetap demo meski duduk-duduk gini,”terangnya.(Blot).