width=

kpkADAKITANEWS, Kediri – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menggandeng Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri untuk pendidikan anti korupsi. Dipilihnya kampung ini sebagai jaringan gerakan anti korupsi, karena kampung ini dipandang memiliki akses sangat luas.

Komisioner KPK Adnan Pandu Praja, menyampaikan, dipilihnya kampung Inggris yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri sebagai jaringan pemberantasan korupsi karena dipandang kampung ini sangat dikenal diseluruh Indonesia. Hampir seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya kaum terpelajar, mengakses kampung ini.

“Kita pilih kampung Inggris karena sudah sangat dikenal. Banyak masyarakat dari seluruh Indonesia tahu kampung ini,” jelas Adnan.

Namun Adnan mengaku belum ada memorandum of understanding (MoU) dengan kampung ini. “Memang masih dalam penjajakan, nanti kita akan kirim utusan lebih lanjut untuk membuat kesepakatan dengan kampung Inggris,” lanjutnya.

Adnan menjelaskan, secara teknis, modul untuk pendidikan anti korupsi sudah ada di KPK. Namun secara teknis, akan ada pembekalan bagi tenaga pengajar untuk memberikan pemahaman tentang pendidikan anti korupsi.

Selama ini, kata Adnan, sudah sekitar 50 lebih lembaga pendidikan yang sudah digandengan KPK untuk pendidikan anti korupsi. Lembaga itu setingkat perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Soal out put belum bisa kita rasakan sekarang karena inikan tahap pendidikan. Membangun kesadaran terkait bahaya korupsi. Kita sudah kerjasama dengan 50 lebih perguruan tinggi selama ini,” ujarnya.

Sementara, penggagas Kampung Inggris, Mr Kalen merespon positif pendidikan anti korupsi yang dilakukan KPK. Meski dia mengaku, sebelum ada pendidikan korupsi yang dilakukan KPK, pihaknya sudah melakukan gerakan itu.

“Kita sudah melakukan disini sejak lama, sebelum KPK melakukan pendidikan anti korupsi. Bentuknya adalah menanamkan kejujuran pada seluruh siswa yang belajar disini,” jelasnya.

Mr. Kalen mengatakan, gerakan prinsip pendidikan anti korupsi adalah menanamkan kejujuran. Penanaman itu (kejujuran -red) bukan hanya sekedar diomongkan dan diketahui para siswa. “Yang terpenting dilaksanakan, bukan hanya diomongkan. Tidak ada gunanya kalau hanya sekedar diomongkan,” tegas Mr. Kalen. (Kmto).

Keterangan Gambar : Anggota KPK saat melakukan dialog di BEC, Kampung Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penjajagan gerakan anti korupsi.