width=

_20161107_122951-1ADAKITANEWS, Madiun – Sekitar 10 orang tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeledah ruang Administrasi Pembangunan (Adbang)-Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Senin (07/11) pagi. Diduga, kedatangan tim rasuah ini guna mencari dokumen-dokumen terkait pembangunan pasar baru Kota Madiun (PBKM).

Pantauan Tim Adakitanews.com, KPK mulai datang sekitar pukul 09.20 Wib dengan pengawalan ketat petugas dari Polres Madiun Kota dan petugas dari Satuan Brimob Detasemen C Pelopor Polda Jatim di Kota Madiun.

Mereka diduga mencari dokumen-dokumen proyek Pasar Besar Kota Madiun (PBKM) maupun proyek-proyek berkaitan dengan APBD Pemkot Madiun lainnya. Petugas datang dengan membawa beberapa koper, langsung menuju ruang Bagian Adbang.

Dilaporkan, sekitar pukul 11.40 Wib, Sekda Maidi turun dari lantai 2 atau ruang Bagian Adbang menyatakan Tim KPK masih melakukan penggeledahan. Belum mengetahui jumlah dokumen diminta, sebab pengeledahan masih berlangsung.

“Benar, Tim KPK melakukan penggeledahan Bagian Adbang guna mencari atau meminta kekurangan dokumen. Pastinya dokumen menyangkut pembangunan PBKM Soal berapa jumlah dokumen dibawa, sampai saat ini belum diketahui,” ujar Maidi.

Ia mengatakan dokumen diminta baru diketahui setelah usai pengeledahan, pihaknya secara penuh memberikan seluruh permintaan Tim KPK. “Kami berikan semuanya kepada KPK,” ujarnya

Informasi beredar Bambang Irianto tengah menjalani pemeriksaan di KPK. Namun, Pelaksana Harian Juru Bicara KPK Yuyuk sejauh ini belum bisa dikonfirmasi.(Uk)

 

Keterangan Gambar : Sekda Kota Madiun Maidi tengah memberikan pernyataan kepada wartawan, usai mendampingi Tim KPK menggeledah ruang Bagian Adbang. (Foto: Agus B)