width=

_20161021_130714ADAKITANEWS, Madiun – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meneriksa sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jum’at (21/10). Ini merupakan buntut dari penetapan tersangka terhadap Walikota Bambang Irianto terkait kasus gratifikasi pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PBKM).

Informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com, sebanyak 8 orang pejabat dan mantan pejabat diperiksa KPK di Markas Brimob Kompi C di Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun, mulai pukul 10.00 Wib. Mereka yaitu Roesdianto mantan Bendahara Daerah (kini Kepala Dinas Pendapatan Daerah), Ipong Purwanto (mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum/ Ketua Lelang). Lalu, Suwarno dulu Kabid Cipta Karya PU (kini Kepala BPBD), Dodo W staf Administrasi Pembangunan (Kabid Cipta Karya), Danang Makmun anggota lelang (Kasi Bangunan Gedung).

Berikutnya, Effendi anggota lelang (Kabid Tata Kota/PU) dan Kusnadi anggota lelang (Kasi Sarpras). Namun hingga pukul 11.00 terlihat hanya 4 orang mendatangi Markas Brimob, sebelumnya Kamis (20/10) sejumlah pejabat lain juga sudah menjalani pemeriksaan.

Pantaun tim, pemeriksaan sempat dihentikan untuk Salat Jum’at. Usai salat, Ipung mengatakan lupa jumlah pertanyaan diajukan penyidik. “Saya tidak tahu pasti, lupa jumlah pertanyaan. Hal lain, no comment,” ujarnya. Hal senada disampaikan Suwarno yang segera bergegas meninggalkan wartawan, untuk memasuki halaman Brimob

Beberapa waktu yang lalu, Maidi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun mengatakan, sejumlah pejabat dan mantan pejabat itu akan dimintai keterangan terkait PBKM. Ia mengatakan, ada sekitar 20 pejabat dan mantan pejabat yang akan diperiksa.

“Ada 20 pejabat dan mantan pejabat Pemkot Madiun pejabat diperiksa KPK. Saya tidak tahu mereka akan diperiksa dimana oleh KPK. Mereka dipanggil pernah terkait pembangunan Pasar Besar,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Madiun Bambang Irianto masih melakukan aktivitas yaitu membuka Hari Olahraga Nasional (Haornas) di GOR Kota Madiun. Namun, kali ini tidak melakukan curhat didepan peserta Haornas, tapi menolak saat dikonfirmasi wartawan. “Jika tanya soal itu no comment,” ujarnya sembari berjalan.(Uk/Zay)

 

Keterangan Gambar : Usai menjalankan Salat Jum’at, sejumlah pejabat dan mantan pejabat Kota Madiun, diperiksa KPK tengah istirahat diteras masjid jelang diperiksa lagi. (Foto: Agus B)