ADAKITANEWS, Jombang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang merencanakan adanya penataan ulang Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Anggota Komisioner KPU Jombang Divisi Teknis, Drs Dja’far SH MSi mengatakan bahwa ada tiga pilihan Dapil yang akan ditawarkan untuk Pileg 2019. Hal tersebut menyusul hasil rapat internal anggota Komisioner KPU dan setelah dilakukan simulasi pada Selasa (16/01) kemarin.

“Setelah kita lakukan rapat internal dan melakukan simulasi, maka keluarlah 3 pilihan untuk Dapil. Yakni berjumlah 6 Dapil, 7 Dapil dan 8 Dapil,” beber Dja’far, Jumat (19/01).

Rencana perubahan Dapil tersebut menurut Dja’far, dipengaruhi oleh 7 faktor yang salah satunya yakni pertumbuhan jumlah penduduk. “Jumlah penduduk Kabupaten Jombanh saat ini sejumlah 1.295.960 jiwa ketika dibagi dengan Bilangan Pembagi Penduduk (BPP) 25.919, maka ketemu jumlah kursi sebanyak 50 kursi,” ungkapnya saat diwawamcarai Tim Adakitanews.com.

Dja’far juga mencotohkan, jika menggunakan jumlah 8 Dapil maka di Dapil Jombang 1 terdapat Kecamatan Jombang, Dapil Jombang 2 Kecamatan Diwek dan Jogoroto. Dapil Jombang 3 Kecamatan Peterongan, Sumobito dan Kesamben. Dapil Jombang 4 Kecamatan Mojoagung dan Mojowarno. Dapil Jombang 5 Kecamatan Bareng, Ngoro dan Wonosalam. Dapil Jombang 6 Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Perak dan Gudo. Dapil Jombang 7 Kecamatan Tembelang, Megaluh dan Ploso. Dapil Jombang 8 Kecamatan Plandaan, Kabuh, Kudu serta Ngusikan.

Usulan penataan Dapil tersebut, lanjut Dja’far, akan disampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi pada tanggal 29 Januari mendatang. “Nantinya usulan diserahkan ke KPU Provinsi untuk disampaikan ke KPU RI. Kemudian hasil respon dan masukan dirapatkan yang kemudian dilakukan uji publik serta penetapan,” pungkas Dja’far.(ar)

Keterangan gambar: Anggota Komisioner KPU Divisi Teknis, Drs Dja’far SH MSi saat diwawancarai.(foto:adi rosul)