Kediri(adakitanews.com)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melantik 130 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Hotel Grand Surya, Kota Kediri, Sabtu (29/2/2020).

Setelah dilantik dan diambil sumpah, nantinya 130 anggota ini akan ditugaskan ke 26 kecamatan di Kabupaten Kediri dalam tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2020.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Anwar Ansori, pelantikan ini sesuai dengan tahapan Pilbup dalam pembentukan badan Ad Hock.

“Sesuai jadwal, kami melantik PPK pada 29 Februari. Untuk x, PPK akan diberikan pembekalan melalui bimbingan teknis (Bimtek),” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, lima anggota di tiap kecamatan akan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan untuk keperluan anggota sekretariat.

“Kecamatan akan mengajukan ke KPU dan Ketua KPU akan memberikan SK untuk penugasan sekretariat. Karena, tugas PPK juga tidak mudah, mereka juga mempersiapkan keperluan di beberapa desa yang masuk wilayahnya,” imbuhnya.

Sebelum PPK mengajukan nama-nama yang akan mengisi anggota sekretariat ini, kata Anwar, anggota PPK juga akan melakukan rapat pleno untuk menentukan satu dari lima anggota untuk menjadi ketua.

Meskipun menjadi ketua, namun tugas yang diemban tetap sama dengan anggota lainnya. Karena, pada tingkat PPK mempunyai sistem kepemimpinan kolektif kolegial.

Anwar menjelaskan, mengenai rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang temuan dugaan PPK terlibat partai politik (parpol), KPU melakukan klarifikasi dua kali.

“Pertama pada tes tulis dan kedua pada tes wawancara, hasilnya clear. Kami juga meminta untuk membuat surat pernyataan kembali dan disertai surat keterangan dari parpol, yang menerangkan mereka tidak terlibat parpol,” ujarnya.(gar).