Kediri(adakitanews.com)—Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengevaluasi persiapan tempat pemungutan suara (TPS). Namun, KPU Kabupaten Kediri tidak dapat menyediakan TPS yang berlokasi di luar Kabupaten Kediri.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan Data dan Informasi,Eka Wisnu Wardhana menjelaskan, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU), TPS tidak bisa diadakan di luar daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Sesuai PKPU, memang kami tidak bisa menyediakan TPS di luar wilayah Kabupaten Kediri. Misalnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kediri yang berada di Kota Kediri. Namun, kami akan memfasilitasi pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS terdekat,” jelasnya, Rabu (21/10/2020).

KPU, lanjutnya, masih bisa menyediakan TPS bagi masyarakat yang menjalani proses hukum, namun masih berada di wilayah Kabupaten Kediri.

“Misalnya, yang bersangkutan menjalani proses hukum di Polres Kediri, atau wilayah hukum Polres Kediri Kota namun berada di Polsek yang berada di Kabupaten Kediri, seperi Kecamatan Mojo, Semen, Banyakan, Grogol dan Tarokan,” tuturnya.

“Apabila yang bersangkutan masih menjalani proses hukum dan belum berada di Lapas Kediri, kami akan berkoordinasi dengan Polres Kediri maupun lima Polsek tersebut untuk dapat memilih di TPS terdekat. Begitu pula bagi masyarakat yang berada di RS maupun lokasi isolasi,” imbuhnya.

Lantas, bagaimana dengan masyarakat Kabupaten Kediri yang berada di Lapas Kediri? Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Kediri yang menjalani proses hukum di luar wilayah Kabupaten Kediri, akan kehilangan hak pilihnya pada Pilbup Kediri 2020.

“Tentunya kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, salah satunya Polres Kediri. Minimal, kami akan mempersiapkan TPS terdekat baik di kantor kepolisian dengan data yang akurat oleh pihak kepolisian setidaknya sepuluh hari sebelum pelaksanaan pemilihan,” pungkasnya. (oky)