Kediri(adakitanews.com)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menetapkan daftar pemilih, ada 1.231.512 nama yang ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Eka Wisnu Wardhana menjelaskan, selama penyusunan daftar pemilih, KPU selain menerima saran perbaikan dari Bawaslu Kabupaten Kediri, juga melakukan self assesment.

“Dari sini, kami mencatat ada 617.712 pemilih laki-laki dan 613.800 pemilih perempuan sehingga ada 1.231.512 pemilih yang kami tetapkan. Untuk penetapan, kami lakukan pada Jumat (16/10),” jelasnya, Sabtu (17/10).

Meskipun sudah ditetapkan, lanjutnya, KPU akan tetap memantau perubahan data yang mungkin terjadi. “Misalnya, setelah ditetapkan, ternyata ada yang meninggal atau pindah domisili. Tentunya kami akan memeriksa dan mencatat perubahan tersebut,” imbuhnya.

Untuk saat ini, kata Wisnu, KPU Kabupaten Kediri tidak hanya fokus pada data pemilih pascaditetapkan. KPU juga mempersiapkan fasilitasi bagi pemilih disabilitas dalam menggunakan hak pilih.

Menurut Wisnu, langkah pertama yang dilakukan yakni memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih disabilitas. “Sosialisasi ini penting, kami juga menerapkan sosialisasi berbasis keluarga,” katanya.

Selain menerapkan sosialisasi berbasis keluarga, mengingat adanya kelompok penyandang disabilitas intelektual dan mental. “Pemilih ini juga mempunyai hak yang sama, jadi kami menggandeng organisasi maupun komunitas penyandang disabilitas untuk memberikan sosialisasi, termasuk juga keluarga. Ini yang paling penting,” ucapnya.

Tak hanya itu, KPU juga melibatkan komunitas penyandang disabilitas dalam pelaksanaan (sebagai penyelenggara dan relawan). “Untuk itu, kami saat ini fokus memfasilitasi pemilih disabilitas dalam penggunaan hak pilih seperti menyiapkan alat bantu dan pendampingan,”ujarnya

“Tak kalah penting, kami harus menyiapkan desain tempat pemungutan suara (TPS) dengan akses dan tentunya ramah bagi pemilih disabilitas,” imbuhnya.

Perlu diketahui, ada empat kelompok disabilitas, untuk kriteria yang termasuk kelompok penyandang disabilitas fisik yakni amputasi, lumpuh, celebral pasly, akibat stroke, akibat kusta, maupun masalah fisik lainnya (kerdil). Jumlahnya sebanyak 1.568 pemilih.

Untuk intelektual yaitu grahita dan down syndromesyndrome sebanyak 331 pemilih sedangkan untuk disabilitas mental yakni psikososial di antaranya skizofrenia, biolar, depresi, anxietas, dan gangguan kepribadian serta autis dan hiper aktif. Jumlah pemilih ini sebanyak 958 pemilih.

Sedangkan kelompok disabilitas sensorik antara lain tuna netra, tuna rungu, dan wicara ada 1.254 pemilih. Dengan demikian, dari 1.231.512 pemilih ada 4.138 pemilih terdiri dari 2.157 laki-laki dan 1.981 perempuan. (ADV/KPUKabupatenKediri/Oky)