ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pasca penetapan pasangan calon Pilwali Kota Kediri 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri dan Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Kediri meminta seluruh paslon melepas atau menurunkan banner dan gambar-gambarnya.

Dalam rapat pleno yang digelar di Kantor KPU Kota Kediri, Senin (12/08) malam, KPU akhirnya menetapkan 3 bakal pasangan calon menjadi calon peserta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2018 mendatang.

Ketiga pasangan tersebut adalah, Abdullah Abu Bakar – Hj Lilik Muhibbah, Aizzudin Abdurahman – Sujono Teguh Wijaya, dan dr Samsul Ashar – Teguh Juniadi.

Di hadapan seluruh pasangan calon, Komisioner Panwaslu Kota Kediri Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Mansur, meminta agar segala bentuk banner dan gambar-gambar paslon yang sudah terpasang, untuk dilepas atau diturunkan. “Sejak ditetapkan menjadi pasangan calon, terhitung mulai malam ini semua banner dan gambar-gambar wajib diturunkan,” ujarnya.

Pencopotan tersebut wajib dilakukan terhitung sejak bakal pasangan calon ditetapkan menjadi paslon, yakni pada Senin (12/02) malam. “Jika dalam 1 x 24 jam tidak dilepaskan, maka kami (Panwaslu,red) akan bekerja sama dengan Satpol PP untuk menurunkannya,’ tegasnya.

Dikatakan oleh Mansur, banner dan gambar paslon rata terbanyak adalah yang dimiliki oleh pasangan petahana. Dan mayoritas, yang mengeluarkan adalah Bagian Humas dan Protokoler Kota Kediri.

Mansur pun mengaku sudah mengirimkan surat kepada pihak Pemkot Kediri, untuk segera melepas banner-banner sosialisasi yang sebelumnya telah dipasang.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Trantib Satpol PP Pemkot Kediri, Nur Khamit mengatakan, rencana pencopotan banner dan segala gambar yang berkaitan dengan pasangan calon peserta Pilwali 2018, akan dilakukan pada Selasa (13/02) pukul 24.00 WIB.

“(Pencopotan akan dilakukan) Dini hari nanti jam 24.00 WIB, bersama Panwaslu,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (13/02).(kur)

 

 

Keterangan gambar: Salah satu banner bergambar pasangan petahana, yang terpasang di sudut Kota Kediri.(foto: kurniawan)