dobel LIMG_20141109_170538@dakitanews.com Kediri- Satria Madangkara,20, warga Desa Rembangkepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Remaja tanggung yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan, bukan bekerja sungguh-sungguh untuk memperbaiki nasibnya, malah hasil kerjanya digunakan untuk berpesta miras(minuman keras) dan obat-obatan terlarang.

kemarin malam (08/11) sekitar pukul 22.00 Wib, Reskrim Polsek Ngadiluwih berhasil melakukan penangkapan terhadap Satria Madangkara, Remaja tanggung yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan. Satria tidak berkutik saat ditangkap tim Reskrim dari Polsek Ngadiluwih.

Bripka M. Khozin (Bagian Unit Reskrim) Polsek Ngadiluwih bercerita soal Kronologi penangkapan ini bermula dari adanya laporan warga bahwa ada yang sedang berpesta miras di eks lokalisasi krian, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Saat mendatangi lokasi tersebut tim Reskrim Polsek Ngadiluwih mendapati ada beberapa orang sedang berpesta minuman keras dan obat-obatan terlarang.

“bermula dari laporan warga, kemudian tim Reskrim mendatangi lokasi dan mendapati beberapa orang sedang berpesta miras(minuman keras) dan obat-obatan terlarang”, ujar Bripka M. Khozin.

Saat petugas melakukan penyergapan terhadap Satria dan kawan-kawannya, terbukti sedang dibawah pengaruh alkohol dan obat-obatan.

Bripka M. Khozin menambahkan saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 75 butir pil dobel L yang disimpan disaku Satria, tidak cukup disitu kemudian petugas mengembangkan dengan menggeledah rumah Satria dan didapati 30 butir pil jenis sama yang disimpan dibawah kursi yang telah rusak agar tidak mudah diketahui.

“Saat ditangkap, Satria dan teman-temanya langsung digeledah oleh petugas, dan kami dapati 75 butir pil Dobel L yang dibawa satria, kemudian petugas melanjutkan penggeledahan, dan dirumahnya petugas menemukan lagi 35 butir pil dengan jenis yang sama yang disimpan dibawah kursi dengan alasan agar tidak mudah diketahui orang lain”, imbuhnya.

Dari total 100 lebih butir Pil yang diamankan dari Satria, ada dugaan bahwa Satria bukan hanya pemakai tetapi juga pengedar, namun untuk lebih lanjutnya proses tersebut akan dilimpahkan ke Satreskoba Polres Kediri.(bimo)