kuli pengedar narkoba@dakitanews Kediri – Jaringan pengedar pil koplo atau double L dikalangan pekerja kasar mulai diendus pihak kepolisian. Saru tersangka Yudi Hery Sulistiono, 31, yang bekerja sebagai kuli batu warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Minggu (14/12) malam pukul 19.00 Wib ditangkap anggota buser Satreskoba Polres Kediri, di rumahnya bersama 900 butir Pil doble L.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, penangkapan pelaku pengedar narkoba ini bermula dari hasil penyelidikan petugas. Pasalnya, di wilayah Gurah masih marak peredaran pil haram jenis double L, khususnya di kalangan pekerja kasar.

Informasi ini kemudian dikembangkan petugas yang sudah mendapatkan identitas pelaku. Jaringan peredaran ini mengarah ke Botak, residivis kambuhan pengedar pil koplo. Petugas langsung menajamkan penyidikannya. Betul saja, pelakunya pemain lama. Tidak mau kehilangan buruannya, petugas langsung menuju ke rumah Botak. Saat diringkus di rumahnya pelaku sedang nonton TV bersama anaknya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti 900 butir pil dobel l di simpan di kardus kecil di bawah kamar tidur. Pelaku tak berkutik digelandang petugas bersama brang buktinya.

Pelaku yang pernah masuk bui tahun 2008 dengan kasus yang sama, saat diperiksa mengaku mengedarkan narkoba ke sesama teman kerja. Dan untungnya, untuk kebutuhan ekonomi. “Saya tidak pernah jual pil ini ke pelajar. Saya jual ke teman kerja saja,” terang pelaku yang memiliki satu anak.

Kasatnarkoba Polres Kediri AKP Siswandi menuturkan, pelaku pengedar narkoba saat masih dalam penyidikan untuk mengembangkan kasusnya. “Pelaku seorang residivis kasus yang sama. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mendapat pil dobel l dari G. Karena pelaku melanggar UU tentang kesehatan maka pelaku kami jerat pasal 197 Sub 196 No.36 tahun 2009 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara, “tutur Kasatnarkoba.(gar)

Keterangan Gambar: Pelaku pengedar narkoba saat diamankan di Mapolres Kediri.