ADAKITANEWS, Kota Kediri – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, Sujono Teguh Wijaya menilai program-program yang dilakukan Pemkot Kediri saat ini belum bisa sepenuhnya sampai ke warga di tingkat bawah.

Sujono Teguh Wijaya saat melakukan kunjungan di beberapa tempat di Kota Kediri mengatakan, ternyata masih banyak warga Kota Kediri yang kurang mampu perekonomiannya. Bahkan ia menyaksikan sendiri, ada nenek dan dua cucunya yang hidup serba pas-pasan, di sebuah rumah kos di Kelurahan Lirboyo RT 3/RW 4 Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Nenek tersebut bernama Sri Martini, 78 dan 2 cucunya yang bernama Raditya Rezki Maulana, 7, serta Virrani Tasya Habijah, 4, yang kini hanya bisa hidup dari hasil belas kasihan tetangga. “Kami usahakan segera koordinasi dengan dinas terkait. Saat ini saya sementara membantu uang serta beras, Senin depan akan saya perintahkan anak buah untuk survey lebih lanjut ke sekolah cucunya,” cakapnya saat mengunjungi Nenek Sri, Kamis (12/04) sore.

Selain di rumah Nenek Sri, Sujono yang juga merupakan politisi Partai Golkar ini juga melanjutkan kunjungan di rumah Suyati, 55, warga Jalan Kawi Barat 36B Kelurahan/Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Di rumah Suyati, ia melihat sebuah rumah yang tidak layak untuk dihuni.

Suyati juga diketahui tergolong warga kurang mampu, lantaran suaminya sudah tiada dan kini hanya tinggal dengan anak perempuannya, Yeni, 25, dan ibunya, Supaitah, 99. Suyati menghidupi keluarganya dari berjualan gorengan. Ia juga merawat ibunya yang sudah tidak bisa berjalan.

“Kota Kediri masih belum dikatakan layak, karena Program Pemerintah tidak bisa sampai ke warga kurang mampu. Sementara ini saya akan bantu, langkah saya kedepan akan koordinasi dengan pihak Pemerintah agar turun ke warga langsung. Mereka yang kaya biar tahu kondisi rakyat kecil seperti ini,” imbuh Sujono.(udn)

Keterangan gambar : Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri, Sujono Teguh Wijaya saat memberikan bantuan bagi warga kurang mampu.(foto: fasihhuddin kholili)