ADAKITANEWS, Kediri – Jembatan di wilayah Kabupaten Kediri kembali ambrol. Kali ini, terjadi di Dusun Recosolo Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Jembatan yang merupakan salah satu jalur alternatif menuju Kecamatan Pare itu ambrol sejak Kamis (30/03) sore dan terpaksa ditutup sementara lantaran dianggap membahayakan.

Dwi Subagyo, 43, warga setempat mengaku sebelum jembatan ambrol, kawasan Dusun Recoloso memang diguyur hujan deras sejak Kamis sore hingga malam dan disertai angin kencang. Jembatan diduga ambrol akibat tidak mampu menahan arus air sungai. “Warga sudah menutup jalan untuk sementara,” ujarnya, Jumat (31/03).

Ditanya terkait dampak ambrolnya jembatan itu, Dwi mengatakan kini warga terpaksa harus memutar arah melalui Desa Sidowarek yang berjarak sekitar 10 kilometer. “Kalau jembatan lain ada. Tapi jauh, jaraknya ada sekitar 10 kilometer,” imbuhnya.

Dwi berharap, pihak berwenang segera melakukan perbaikan. Pasalnya, selama ini jembatan tersebut menjadi akses warga baik untuk bekerja, sekolah dan aktivitas lainnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Plemahan, AKP Suharjito mengatakan, terkait ambrolnya jembatan di Dusun Recosolo, pihaknya sudah menugaskan anggotanya untuk memasang garis polisi. “Saya sudah perintahkan anggota untuk ke lokasi dan memasang police line,” ungkapnya melalui sambungan telepon.(kdr4)

Keterangan gambar : Kondisi jembatan di Dusun Recosolo Desa Puhjarak Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.(foto:fasihhuddin kholili)