ADAKITANEWS, Kota Madiun – Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto didampingi unsur Forkopimda Kota Madiun, melakukan panen perdana dengan Sistem of Rice Intencification (SRI) pada tahun 2017, di Jalan Pagu Indah Kelurahan Manisrejo Kecamatan Kartoharjo, Jumat (17/11).

Diketahui, padi dengan sistem SRI ini ditanam di area seluas 23 hektare dan jenis padinya adalah Ciherang. Muntoro Danardono selaku Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun menyatakan jika secara fisik tanaman di wilayah Pagu milik Kelompok Tani Sri Rejeki tersebut estimasinya mampu menghasilkan 10 atau 11 kuintal per kotaknya. Sehingga total dalam satu hektarenya, bisa menghasilkan sekitar 8 ton padi.

“Perhitungan angka 8 ton lebih tersebut dalam satu hektarenya sangat bagus. Didukung juga tidak ada serangan hama saat ini,” jelas Muntoro, Jumat (17/11).

Sementara itu Walikota Madiun, Sugeng Rimiyanto menyatakan rasa bangganya dalam panen perdana ini, “Ini merupakan wujud nyata realisasi visi dan misi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Walikota mengatakan, wajib bagi pemerintah untuk memberikan bantuan yang gunanya untuk meningkatkan produksi pertanian. “Sudah kita sampaikan atau kita bagikan alat-alat pertanian serta mesin pompa air kepada kelompok tani,” jelas Walikota.

Sugeng juga menjelaskan jika luas lahan pertanian di Kota Madiun keseluruhannya ada sekitar 906 hektare, dan jenis padi yang ditanam rata-rata jenis IR 64 serta Ciherang. Walikota pun memiliki harapan agar petani bisa pertahankan area pertaniannya sebagai dasar kecukupan pangan.(bud)

Keterangan gambar : Walikota Madiun bersama Wakil Walikota dan unsur Forkopimda lainya memanen padi perdana.(foto : budiyanto)