Lantaran Berserikat, Ratusan Buruh PT SUB Jombang Diancam PHK

ADAKITANEWS, Jombang – Ratusan buruh PT Sejahtera Usaha Bersama (SUB) yang tergabung dalam Serikat Buruh Playwood Jombang (SBPJ) menggelar demo di Kantor Pemkab Jombang, Kamis (27/10). Aksi itu menyusul adanya dugaan pemberangusan serikat buruh yang disertai ancaman dari pihak manajemen pabrik dengan memutuskan hubungan kerja (PHK) sepihak kepada 70 persen buruhnya yang berserikat.

Koordinator aksi, Muhamad Aminun mengatakan PHK itu dilakukan dengan cara memutasi paksa para buruh ke Kabupaten Banyuwangi tanpa memberikan hak-hak mereka secara penuh. Bahkan keputusan mutasi yang dilakukan manajemen pabrik juga disertai sebuah ancaman, dimana konsekuensi bagi buruh yang menolak dimutasi wajib mengundurkan diri.

“Salah satu permasalahan yang ada di SUB adalah hari ini kawan-kawan pengurus serikat pekerja yang ada di SUB hampir sekitar 70 persen mereka akan dimutasikan ke Banyuwangi. Karena diproses mutasi ini kita mendapati bahwa di PT SUB itu akan ada pemberangusan berorganisasi, jadi itu yang akan lebih kita soroti, bahwasanya disini SUB akan melakukan pemberangusan berserikat,” kata Aminun.

Selain menolak mutasi paksa atau PHK sepihak, ratusan buruh Playwood itu juga menolak adanya PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan karena dinilai tidak berpihak kepada buruh.

Aksi demonstrasi itu sendiri dilakukan setelah mediasi yang dilakukan perwakilan buruh dengan pihak pabrik tidak ada titik temu. Ratusan buruh tersebut mengadu kepada Pemerintah setempat mulai di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Pemkab dan DPRD setempat dengan berorasi dan membentangkan poster tuntutan dengan cara konvoi menggunakan sepeda motor di sepanjang jalan protokol kota setempat.

Aksi buruh itu sendiri mendapat kawalan penuh puluhan personel Kepolisian Jombang. Para buruh mengancam akan melakukan mogok kerja, jika tuntutanya tidak dipenuhi oleh manajemen pabrik kayu olahan tersebut.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Ratusan buruh Playwood PT SUB Jombang, saat melakukan konvoi di Jalan Wahid Hasyim, Jombang.

Recommended For You