ADAKITANEWS, Blitar – Selama kurang lebih empat bulan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar diisi oleh Pelaksana Tugas Harian (Plt), akhirnya hari ini, Jumat (05/05) Bupati Blitar melantik Totok Subihandono sebagai Sekretaris Daerah yang baru di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat sekaligus Plt Sekda.

Dalam sambutannya Bupati Blitar, Drs H Rijanto, MM menyatakan, sesuai dengan undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), pelantikan Totok Subihandono dilakukan pasca mengikuti serangkaian seleksi oleh panitia seleksi yang terdiri dari beberapa unsur, bersama dengan delapan kandidat lainnya. “Sesuai dengan undang-undang ASN sebelumnya memang ada seleksi oleh Pansel dari berbagai unsur, baik dari pejabat senior, Provinsi, serta dari akademisi,” ungkap Rijanto, Jumat (05/05).

Setelah dilantik sebagai Sekda, lanjut Bupati, Totok Subihandono memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Karena pelantikan Totok sebagai Sekda Kabupaten Blitar juga menandai satu langkah awal untuk menuju Kabupaten Blitar lebih baik.

Salah satu pekerjaan rumah yang saat ini harus segera diselesaikan oleh Sekda yang baru yaitu penataan personel. Dimana hingga sekarang masih ada lima Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang masih diisi oleh Plt. Sehingga harus segera diisi pasca dilantiknya Sekda baru agar kinerja seluruh SKPD berjalan maksimal.

“Tentu harapannya Sekda yang baru harus segera tancap gas, karena banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Yang utama adalah penataan personel di 5 SKPD yang masih diisi Plt. Otomatis ini harus segera diselesaikan secepatnya,” imbuhnya.

Usai dilantik, Totok Subihandono mengatakan jika jabatan sebagai Sekda memiliki tanggung jawab yang besar. Dimana hingga saat ini juga masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Sekda. Namun ia menegaskan, akan segera melakukan penataan personel di 5 SKPD yang saat ini masih lowong. Diantaranya Inspektorat, Disnakertrans, Dinas Kominfo, Asisten II, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Kata Totok, nantinya akan diadakan lelang terbuka dan akan diseleksi oleh Pansel untuk mengisi jabatan yang lowong. Totok pun menargetkan seluruh jabatan yang lowong bisa segera terisi paling lambat dalam kurun waktu dua bulan kedepan.

“Maksimal dua bulan kedepan semuanya harus sudah terisi, jadi setelah itu kita bisa menyelesaikan pekerjaan lainnya seperti penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2018,” terangnya.

Menurutnya penataan personel itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Sehingga target dua bulan dirasa tidak terlalu lama untuk memulai tahapan pengisian personel. Dimulai dari pembentukan Pansel hingga tahap seleksi. “Karena kan sekarang harus melalui lelang terbuka sehingga tidak bisa cepat-cepat harus ada tahapan yang membutuhkan waktu,” pungkasnya.(blt2)

Keterangan gambar: Suasana pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro.(foto : fathan)