29_10_14_agung_depresi ngamuk_nganjuk_2@dakitanews Nganjuk- Diduga depresi, seorang Pria tanpa identitas, diperkirakan berumur 46 tahun , mengamuk dan memukul warga yang dijumpai, di Jalan raya Nganjuk -Madiun, Dusun Awar-awar Desa Mancon Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, Rabu, (29/10), sekitar pukul 09.00 WIB. Namun warga akhirnya berhasil mengamankan pria ini, dan menyerahkan ke polisi untuk selanjutnya dievakusi ke Dinas Sosial.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, selain melempari pengguna jalan dengan batu, pria bertubuh kekar ini juga merusak toko disekitar jalan tersebut. Dengan membabi buta Pelaku memukuli setiap warga yang dijumpainya.

Satimen salah seorang warga setempat mengaku takut melihat amukan pelaku,”barang-barang yang ada disekitarnya langusng dirobohkan dan dipukuli dengan kayu, saya takut tidak berani mendekat,”ujar Satinem.

Beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melakukan tindakan dengan menangkap pria yang berkaos merah dan bercelana pendek putih bercorak itu. Namun mengetahui kerumunan warga akan menangkapnya, pria depresi ini justru mengamuk sejadi-jadinya, dan melawanan dengan membawa kayu.

Pelaku menyerang siapa saja yang ada didekatnya, tak ayal, seorang warga yang ikut menangkap , terkena pukulan kayu yang dibawa pelaku, hingga mengalami luka di pelipis kanan.

Meskipun sempat terjadi baku hantam dengan warga, namun karena banyaknya warga yang ikut melakukan penangkapan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Untuk menghindari  amukan pelaku lagi, kemudian warga mengikat tangan pelaku dengan tali plastik.

Setelah berhasil diamankan warga, pelaku diserahkan ke polisi, selanjutnya pelaku dievakuasi ke Dinas Sosial. Polisi tidak menemukan  identitas apapun yang dibawa pelaku, dugaan sementara, pelaku mengamuk lantaran Depresi berat.

Kapolsek Wilangan, Iptu Jumari,mengatakan pihaknya masih mendalami dan menyelidiki kasus ini ,”Pelaku mengamuk melempari batu pengguna jalan, dan melakukan pengrusakan, diduga mengalami depresi, motif lain masih dalam lidik,”terangya.(Kmto/Jati)