Longsor dan Banjir Terjang Madiun

img-20160928-wa0085ADAKITANEWS, Madiun – Hujan deras mengguyur Kota dan Kabupaten Madiun sejak Selasa (27/09) sore hingga Rabu (28/09) pagi. Akibatnya satu rumah roboh di Kabupaten Madiun dan dua Kecamatan di Kota Madiun terendam banjir.

Pantauan tim Adakitanews.com, longsor yang menimpa Desa Sobrah, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun mengakibatkan satu rumah kosong roboh. Selain itu, talud sungai di Desa Bacem Kecamatan Kebonsari  mengalami kerusakan sepanjang 200 meter. Longsor juga menimpa jalan antar desa atau penghubung Desa Segulung-Desa Dagangan, lokasi kejadian masuk RT 7/RW 2 Desa Segulung.

Material longsor setinggi 80 cm dan panjang 7 meter, terdiri tanah, batu kecil dan pohon sehingga menutupi jalan penghubung antar desa itu. “Kejadian longsor sekitar pukul 06.10 Wib, saat longsor terjadi tidak korban luka dan jiwa,” jelas Panidi warga sekitar.

Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol (Inf) Rachman Fikri mengatakan, ketinggian air banjir disejumlah seperti Kecamatan Madiun, Wungu, Dagangan dan Kebonsari, Kabupaten Madiun, ketinggian air di jalan bervariasi dari 30 cm hingga 80 cm. Sedangkan, di Kecamatan Balerejo dan Kecamatan Maguharjo Kota Madiun banjir merendam belasan hektar sawah yang ditanami padi, hingga siang air mulai surut dan normal.

“Saya sudah perintahkan kepada jajaran untuk membantu masyarakat dan mengoptimalkan pelibatan personil untuk mendukung kegiatan penanggulangan bencana alam. Jajaran terus melaporkan tiap perkembangan banjir dan longsor. Sejauh ini, tidak korban jiwa diseluruh wilayah terkena bencana. Lalu, saya minta laksanakan kerja bakti serta memantau perkembangan banjir di tiap-tiap lokasi,” ujarnya.

Taksir kerugian sementara, satu rumah roboh Rp. 7 juta dan talud jebol kerugian diperkirakan mencapai Rp. 20 juta. Sementara, pukul 10.30 Wib seluruh jalan kembali normal atau bersih dari material longsor.

Sedangkan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Suwarno menyatakan telah melakukan evakuasi dan memberikan bantuan makanan siap saji bagi masyarakat yang paling parah terdampak banjir. Bantuan didistribusikan langsung ke masing-masing Kelurahan.

“Di Kota Madiun, ada 4 kelurahan yang dikategorikan paling parah terkena banjir yaitu Kelurahan Tawangrejo, Kelun, Rejomulyo, Pilangbango dan  Manguharjo,” jelasnya.(Uk/Zay)

 

Keterangan Gambar : Inilah satu rumah roboh di Desa Sobrah, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, kondisi rumah lapuk sehingga roboh.(Foto: Agoes B)

Recommended For You