@dakitanews Kediri – Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan gunung Wilis selama tiga jam, tebing setinggi 100 meter di Dusun Tumpak Ampel, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri longsor. Material tanah bercampur batu dan air dari longsoran itu menimpa 4 rumah warga hingga mengalami rusak parah. Selasa, (16/12).

Peristiwa langsor terjadi sekitar pukul 21.00 Wib. Hujan deras terjadi sejak pukul 15.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib membuat tebing yang nyaris gundul tidak mampu menahan air, hingga akhirnya longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kendati terjadi pada malam hari dan menimpa 4 rumah warga. Suara gemuruh reruntuhan material membuat warga berlari menyelamatkan diri.

“Sorenya hujan sangat lebat, kurang lebih selama 3 jam dan kemudian gerimis. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh, warga yang menduga tebingnya runtuh dan langsung berlari menyelamatkan diri,” tutur Rosemi, salah seorang anggota keluarga korban yang rumahnya tertimpa longsoran.

Keempat rumah yang tertimpa reruntuhan material longsor yakni, rumah milik Ali Basori, Kotam, Agus dan Saruni. Dari keempatnya, kondisi terparah menimpa rumah milik Katom, seluruh bangunan rumah permanen hancur total. Sementara, kondisi tiga rumah lainya hanya mengalami rusak pada bagian dinding.

Para anggota keluar yang rumahnya tertimpa longsor terpaksa mengungsi di rumah sanak keluarganya yang dirasa aman. “Sementara kita mengungsi ke rumah keluarga yang aman,” lanjut Rosemi.

Kapolres Kediri Kota AKBP Budi Herdi Susianto menyatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk segera melakukan pembersihan material yang menimpa rumah warga. Kapolres menghimbau pada warga agar waspada dengan kondisi cuaca yang ada, terutama yang tinggal wilayah rawan bencana.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, yaitu pemerintah daerah untuk bersama segera segera membersihkan material longsor di rumah warga. Rencananya besok pagi (Rabu, 17/12) akan kita laksanakan pembersihan,” jelas Kapolresta. (Zay).