width=

ADAKITANEWS, Jombang – Keberadaan lumpur akibat adanya kendaraan pengangkut lemah uruk untuk bahan pengurukan Tol Mojokerto – Kertosono membahayakan pengguna jalan.

Syarifuddin, salah satu pengguna jalan yang diwawancarai Tim Adakitanews.com mengatakan jika keberadaan lumpur-lumpur tersebut bisa berbahaya terlebih jika terkena guyuran hujan seperti saat ini. “Ini sangat berbahaya apalagi ketika musim penghujan. Dan debunya juga mengganggu pengguna jalan,” katanya, Minggu (22/01).

Syarifuddin yang berprofesi sebagai guru SMA ini mengaku setiap harinya harus berhati-hati saat melewati jalan raya Kabuh di Dusun Groboggan Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. “Setiap hari saya melewati jalan ini. Harusnya dari pihak yang bertanggung jawab ada respon dengan banyak lumpur di jalan raya penghubung Kabupaten Jombang dan Lamongan ini,” terangnya.

Ia juga menyinggung terkait langkah awal yang seharusnya dilakukan aparat yang berwenang. “Apakah menunggu ada korban yang disebabkan licinnya jalan, baru ada tindakan?” keluhnya.(jb4/jb2)

Keterangan gambar : Kondisi Jalan Raya Kabuh yang penuh lumpur dari tanah urukan.(foto: Sugiono)