width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Nganjuk menggelar razia gepeng di sejumlah tempat. Tak hanya menjaring puluhan gepeng dan orang gila, petugas juga mengamankan sepasang remaja yang sedang mabuk berat tanpa membawa identitas, Senin (24/10) malam.

Kedua remaja yang sedang mabuk berat ini terjaring razia petugas saat berduaan di area alun-alun Kota Nganjuk, persis di depan pendopo kabupaten. Bukannya menurut saat hendak diamankan, pasangan remaja ini justru mencoba berontak hingga membuat petugas kuwalahan. Keduanya akhirnya dapat dievakuasi petugas dari alun-alun meski masih dalam pengaruh minuman keras.

Selain di kawasan alun-alun, petugas juga menyisir sejumlah tempat umum seperti terminal, pasar, lokasi wisata dan jalanan kota untuk mencari keberadaan gepeng dan orang gila yang disinyalir dapat mengganggu ketertiban umum.

Untuk menghindari razia, beberapa gepeng pun mencoba mengelabuhi petugas dengan sembunyi di balik pohon, berdalih buang air hingga sembunyi di warung-warung. Dalam razia yang berlangsung hingga sekitar pukul 24.00 WIB itu, petugas berhasil mengamankan dua puluh lima gepeng dan empat orang gila yang berkeliaran dan tidur di trotoar.

Suprapto, Kasi Penindakan Satpol PP Nganjuk mengatakan razia dilakukan dengan sasaran gelandangan serta pengemis yang kerap dianggap mengganggu ketertiban umum. “Tadi kita juga mengamankan sepasang muda mudi yang sedang mabuk berat di sekitaran alun-alun,” terang Suprapto.

Mereka yang terjaring selanjutnya akan dilakukan pembinaan dan dipulangkan ke tempat tinggal mereka masing masing. “Sedangkan untuk dua remaja yang terjaring, petugas akan memanggil kedua orang tuanya agar dibina dan tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya.(Jati)

Keterangan Gambar: Petugas saat mengamankan sepasang pemuda di alun-alun Nganjuk.(Foto : Bagus Jatikusumo)