MAKI Pra Peradilankan Kejari Madiun, Kejati dan Kejagung

MAKI-1

ADAKITANEWS, Madiun – Pembangunan Waduk Kedung Brubus di Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, dulu sempat ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun, kembali dipermasalahkan LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Ada 3 hal mendasarkan MAKI mempermasalahkan dengan Pra Peradilan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim damn Kejari Madiun.

“Dalam penyidikan dilakukan Kejari Madiun mendasarkan audit dari BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) Jatim tidak ditemukan kerugian negara dianggap tidak memiliki dasar. Kami punya bukti adanya kerugian negara ditimbulkan pembangunan waduk itu, alasan kedua pembangunan waduk itu sendiri sebenarnya hingga belum selesai,” ujar Sekjend MAKI Jatim Komaryono, Kamis (24/6).

Ia menyatakan ada sejumlah pekerjaan hingga kini belum diselesaikan, jika perlu untuk pembuktian siap mengajak para penyidik Kejari Madiun hingga Kejaksaan Agung turun ke lapangan. Belum lagi, kejanggalan lain masuk uang Rp 2,3 milyar diperintahkan pimpinan Satuan Kerja dipindahkan ke rekening pribadi stafnya.

Namun, penanganan soal pemindahan uang Rp 2,3 milyar kepada pribadi staf juga PNS, tidak kunjung ada tersangka. Belum lagi, pembebasan lahan juga diduga ada penyimpangan, belum lagi tanah pengganti di Kabupaten Pacitan juga tidak jelas kepemilikannnya. “Sebab, tanah pengganti di Kabupaten Pacitan hingga kini masih diklaim milik warga sekitar atau bukan milik PT Perhutani,” tandasnya.

Menurut atas sejumlah kenyataan itu, penyidik secara diam-diam menghentikan penyidikan secara tidak sah menurut hukum, karena tidak diikuti penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). “Kami juga meminta ada penetapan tersangka dalam kasus rekening Rp 2,3 milyar, maka itu kami hari ini memasukan Pra Peradilan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun,” ujarnya lagi. (UK)

Keterangan Gambar : Aktivis LSM MAKI tengah memasukan surat permintaan Pra Peradilan kepada Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jatim dan Kejaksaan Negeri Madiun terkait pembangunan Waduk Kedung Brubus pernah ditangani Kejari Madiun. Tampak, mereka tengah menunjukan surat Pra Peradilan yang akan didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun.

Recommended For You