width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Meski digugat ke Mahkamah Partai oleh pengurus lama, kepengurusan baru DPD Partai Golkar Kabupaten Nganjuk pimpinan Endro Wasis Wahyono mengaku tak gentar. Dalam waktu dekat, pengurus baru itu akan segera menjalankan Surat Keputusan (SK) partai terkait kepengurusan barunya bahkan balik melaporkan kubu Sumardi ke Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Nganjuk.

Ketua DPD Partai Golkar periode 2016-2021, Endro Wasis Wahyono mengatakan jika pengurus baru DPD Partai Golkar Nganjuk sudah sah. Meski saat ini digugat di Mahkamah Partai, Endro yakin jika kepengurusannya akan direstui oleh DPP. Sebab, dalam prosesnya, DPD Partai Golkar Jatim juga sudah memberikan dukungannya.

“Kalau tidak sah, tidak mungkin DPD provinsi mengakui kepengurusan baru ini. Kami akan kirimkan surat ke forkopimda tentang kepengurusan baru ini,” katanya, Sabtu (16/04).

Ditanya tentang aset partai, termasuk Kantor DPD Partai Golkar Nganjuk yang sempat diduduki oleh kubu Sumardi Cs, Endro menyatakan siap menagihnya. “Itu tetap milik DPD. Kalau tidak mau menyerahkan, akan ada jalur hukum,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Nganjuk periode 2009-2015, Sumardi yang merasa masih memiliki wewenang atas kepengurusan partai karena adanya surat DPP.  Pihaknya, mengambil alih kantor DPD di Jalan Diponegoro Kabupaten Nganjuk, dimana saat itu kantor sebenarnya berada di tangan kepengurusan Endro Wasis Wahyono yang menjabat Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD.

Pengambil alihan itu menjadi awal konflik yang terjadi di tubuh partai berlambang beringin ini. Sumardi merasa harus kembali memimpin sesuai dengan surat dari DPP yang berisi perpanjangan masa jabatannya sampai digelar Musyawarah Nasional (Munas).(Jati)

Keterangan Gambar : Partai Golkar