width=

Kediri(adakitanews.com) — Personel Polresta Kediri melakukan pengamanan malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2020). Bahkan, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana memberikan imbauan khusus kepada ratusan personel yang bertugas.

Menurut AKBP Miko, ada beberapa hal yang menjadi perhatian personel menjelang pergantian tahun nanti.

Ada penyekatan jalan
Dengan Kabupaten lain yang berbatasan dengan Kota Kediri.

Diharapkan, tidak ada masyarakat dari luar masuk yang masuk maupun masyarakat Kota Kediri yang ke luar daerah.

Meski demikian, pendekatan dan pembatasan bersifat fleksibel. Apabila ada keperluan yang mendesak, masyarakat diperbolehkan melintas.

Tak hanya di perbatasan daerah, personel juga memberlakukan penyekatan dan pembatasan beberapa ruas jalan yang ada di Kota Kediri.

“Bagi warga Kota Kediri yang ingin menyambut pergantian tahun, kami berikan kesempatan namun tentunya ada batasan-batasan yang harus dipatuhi,” katanya.

AKBP Miko menjelaskan, ada ketentuan jam malam yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Ada enam titik penyekatan jalan dan ada empat ruas jalan yang ditutup. “Untuk penutupan, mulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB,” ucapnya.

“Baik dari TNI-Polri, Dishub, Satpol PP Kota Kediri, seluruhnya berjumlah 250 personel. Nanti personel akan berpatroli, jika masih ada kafe atau masyarakat yang berkerumun melebihi pukul 22.00 WIB, akan kami imbau untuk pulang,” imbuhnya.

Selain patroli, penyekatan, dan penutupan ruas jalan, personel gabungan juga melakukan pengamanan di beberapa rumah ibadah. “Misalnya ada beberapa gereja yang masih melakukan kebaktian, kami tugaskan personel untuk bersiaga,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan personel di beberapa gereja, lanjutnya, personel tidak menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

“Alhamdulillah semua gereja yang kami lakukan penyisiran, dalam kondisi aman dan kondusif,” ujarnya. (Oky)