width=

ADAKITANEWS, Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-72, ratusan warga Dusun/Desa Wonodadi Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar sejak Rabu (16/08) sore, berbondong-bondong membawa nasi kotak atau berkat untuk dikumpulkan menjadi satu.

Ini dilakukan karena mereka akan mengadakan malam tirakatan dengan melakukan tahlil bersama dan istighosah. Tradisi ini nantinya akan menjadi agenda rutin setiap tahun setiap bulan Agustus, sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa untuk arwah para Pahlawan.

Ninik Yuliatin, 47, salah satu warga Dusun Wonodadi mengaku senang mengikuti kegiatan ini, meskipun berkatnya membawa sendiri-sendiri. Menurutnya, selain dalam rangka memperingati HUT RI, acara tersebut juga salah satu cara untuk menjalin kerukunan antar warga.

“Senang sekali mas, dengan acara seperti ini kita bisa saling silaturahmi. Sekaligus mengenang jasa para pahlawan,” katanya, Rabu (16/08) malam.

Selain warga sekitar, kegiatan ini juga didatangi oleh Kepala Desa beserta perangkat Desa Wonodadi, Muspika, dan anggota NU Cabang Wonodadi.

Dalam tausiyahnya, Sukamto, pengurus NU Cabang Wonodadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengenang jasa para pejuang bangsa dan agama. Karena dalam meraih kemerdekaan pada masa itu para ulama’ juga ikut ambil bagian.

“Mari kita pertahankan NKRI, kekuatan mental kita juga harus dibentuk agar anak cucu generasi kita juga memperhatikan ketahanan bangsa kita ini,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Wonodadi Kabupaten Blitar, Sudarmani mengaku, meskipun kegiatan seperti ini baru dilakukan tahun ini, namun antusias warga sangat luar biasa, dimana hanya dengan persiapan yang mepet dan hanya melalui undangan lisan, dengan kesadaran mereka membawa minimal 3 sampai 4 berkat setiap keluarga.

“Total bisa terkumpul 1000 berkat lebih. Padahal persiapan kami hanya sekitar 10 hari. Semoga tahun depan bisa kegiatan ini busa semakin sempurna,” harapnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana malam tirakatan warga Dusun Wonodadi.(foto : fathan)