Kediri(adakitanews.com)—Buah kurma adalah salah satu makanan ringan yang kerap dihidangkan saat berbuka puasa. Kurma buah kecil asal Timur Tengah ini menjadi anjuran pertama saat berbuka puasa. Karena buah kurma ini ternyata punya manfaat baik bagi kesehatan tubuh.

Mirthasari Palupi SST, M. Kes., Ahli Gizi dari Akademi Gizi Karya Husada Kediri, menyampaikan buah kurma ini mengandung kalori, karbohidrat hingga antioksidan, disebut mampu menggantikan energi tubuh yang hilang selama berpuasa.

“Buah kurma ini mempunyai sumber karbohidrat sederhana yang sangat baik dikonsumsi saat awal berbuka. Karbohidrat sederhana biasanya akan cepat mengganti energi yang hilang,” ungkapnya, Minggu (3/4/2022).

Mirthasari menjelaskan untuk mengkonsumsi buah kurma, saat berbuka puasa hendaknya memakan secara bertahap dan pelan-pelan. Yang pertama harus dikonsumsi adalah air putih.

Sebab, air putih disebut dapat menetralkan tubuh dan memberi hidrasi setelah puasa seharian. Setelah minum air putih, kemudian mengkonsumsi buah kurma.

Saat berpuasa, sisa-sisa karbo yang tersimpan dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen akan dipecah. Kemudian, glikogen yang sudah dipecah akan bekerja memenuhi kebutuhan energi harian.

“Saat berbuka dan sahur nanti kita makan kemudian makanan diolah tubuh, cadangan glikogen yang dipecah tadi kembali terisi. Digunakan untuk cadangan makanan dalam tubuh. Maka dari itu penting mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti kurma. Sebab, proses penyerapannya cepat,” tambahnya.

Perempuan yang akrab disapa Upi tersebut menambahkan, kendati kurma baik dikonsumsi sebagai makanan pembuka, ia mengimbau supaya tak berlebihan.

“Konsumsinya wajar saja, misal seperti yang dianjurkan dalam jumlah ganjil. Bisa 3,5 atau 7. Jangan karena kurma ini baik lalu satu kotak isi 500gram dihabiskan semua. Itu namanya balas dendam. Apapun yang berlebihan tidak baik,” jelasnya.

Setelah konsumsi kurma dan memberi jeda tubuh untuk mengenali makanan setelah puasa seharian, Upi menyarankan untuk menyegerakan makan. Makanan dengan gizi seimbang sangat disarankan.

“Karena saat puasa tubuh kehilangan banyak energi. Makan makanan dengan gizi seimbang dan minum air yang cukup. Supaya tubuh tetap bugar,” pungkasnya.(Gar).