soetrisno-rachmadi@dakitanews Nganjuk – Tim intelijen kejari Nganjuk bekerjasama dengan Tim inteljen kejati Jatim Beserta Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menangkap mantan Bupati Nganjuk, Soetrisno Rachmadi. Soetrisno telah dinyatakan buron atas kasus tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Jawa Timur.

“Tim intel Gabungan berhasil mengamankan DPO asal Kejari Nganjuk atas nama Soetrisno Rachmadi,” ujar I Ketut Sudiarta kasi Pitsus Kejari Nganjuk, dalam pesan singkatnya, Rabu (22/10/2014).

Soetrisno ditangkap di Tower Lotus, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan pada hari ini, Rabu (22/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Soetrisno telah dinyatakan sebagai buronan sejak tahun 2010.

Tindakan penangkapan ini berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) dari Mahkamah Agung nomor 143 K/Pid.Sus/2010 tanggal 23 November 2010.

Soetrisno merupakan Bupati Nganjuk pada periode 1998-2003 telah melakukan tindak pidana korupsi pada Pos Biaya Penyelenggaraan Otonomi Daerah pada Satker Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Nganjuk APBD 2003 dengan kerugian negara sebesar Rp 1.030.000.000.

Soetrisno telah dihukum pidana penjara selama 2 tahun, uang pengganti sebesar Rp 962.500.000 yang apabila tidak dibayarkan maka dipidana penjara selama 6 bulan dengan denda sebesar Rp 50.000.000.(Jati)

Keterangan Gambar : Soetrisno Rachmad, mantan Bupati Nganjuk periode 1998 – 2003 ditangkap tim Kejaksaan Agung dalam kasus korupsi