width=

Kediri(adakitanews.com)—Aksi penipuan dengan modus minta pulsa dengan mengatasnamakan Kepala Desa lagi marak terjadi di wilayah Kabupaten Kediri.

Sang pelaku berpura-pura menjadi Kades dan kemudian menghubungi warganya melalui pesan WhatsApp untuk minta pulsa serta uang.

Kepala Desa Kayunan Kecamatan Plosoklaten, Pustoro Al. Bagong Cahyono mengatakan hampir seluruh nama Kades di wilayah Kecamatan Plosoklaten dipakai untuk melakukan penipuan kepada warga.

“Di wilayah Kecamatan Plosoklaten hampir semua nama Kades dipakai untuk menipu warga. Bahkan saya sendiri juga dipakai untuk menipu warga saya,” tutur pria yang akrab disapa Bagong, Jumat (12/2/2021).

Dikatakan Bagong, pelaku menghubungi korban dengan cara memintai pulsa dan uang melalui transfer ke rekening. Pelaku untuk memuluskan aksinya di poto profil akun WhatsApp memakai poto Kades.Pelaku memakai nomor WhatsApp 082317672268, 082317672269 minta diisi pulsa ke nomor 082176034335,

“Ada yang tertipu dan ada yang tidak. Saya tahunya dikasih tau warga saya kalau nama saya dipakai untuk menipu,”Kades Kayunan.

Hal serupa juga dialami Kades Kayen Kidul Kecamatan Kayen Kidul, Bambang Agus Pranoto. Namanya juga dipakai untuk menipu warganya. Tak hanya itu, pelaku juga menggunakan akun Facebook mengatasnamakan dirinya.

“Ada yang inbox ke teman Facebook saya kebetulan itu warga sekaligus tetangga saya. Pelaku meminta pulsa dan uang untuk dikirim ke rekening,” tutur Agus.

Pelaku meminta pulsa kisaran mulai Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Untuk nominal uang yang diminta Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Pelaku menyuruh mengirim ke nomor rekening bank yang sudah ditentukan.

Modus pelaku ini menipu dengan alasan butuh uang untuk biaya rumah sakit dan mengalami permasalahan di kepolisian.

“Ternyata tidak saya saja. Bahkan rekan Kades lainnya di wilayah Kabupaten Kediri juga mengalami hal yang sama,” bebernya.

Meski namanya dicatut untuk menipu warganya Agus enggan melapor ke pihak kepolisian. Ia menghimbau kepada warganya untuk tidak mudah percaya.

“Saya berharap kepada semuanya untuk tetap waspada dan jangan mudah percaya bila ada nama Kades meminta pulsa atau uang” jelas Kades Kayen Kidul.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar saat dikonfirmasi nengenai menuturkan bahwa kasus ini saat ini semakin marak terjadi.

“Kemarin ada laporan dari warga Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Bahkan korbannya ini sudah tertipu hingga 5 juta rupiah,” jelas Gilang Akbar, Jumat (12/2/2021).

Masih kata Gilang Akbar untuk pihak kepala desa yang jadi korban penipuan tidak melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun warga yang tertipu mengirimkan uang 5 juta itu yang sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Kediri.

“Modus macam ini semakin banyak akhir – akhir ini dengan modus memakai foto dan nama seseorang,” ungkapnya.

Selanjutnya guna tak menghindari kejadian seperti ini, AKP Gilang Akbar menghimbau agar masyarakat tak mudah percaya dengan modus peniupan seperti ini.

“Saya harap masyarakat jika dihubungi oleh nomor tidak dikenal dan meminta uang mengaku sebagai seseorang yang sudah dikenal, supaya tak gampang percaya,” ajaknya.(gar).