ADAKITANEWS, Jombang – Karya seni lukis merupakan salah satu cabang dari karya seni rupa, yang juga memiliki berbagai jenis aliran lukisan. Seperti contohnya, aliran realis, aliran klasikisme dan abstrak serta masih banyak aliran lainnya.

=========

Salah satu pelukis asal Kabupaten Jombang, Maria Shierly Fransiska, lebih memilih menggemari aliran lukis hyper realis. Dari tangan wanita yang akrab disapa Shierly ini, sudah tercipta ratusan karya lukis yang juga sempat dipamerkan di pameran lukisan di Surabaya.

Ditemui di galeri lukisnya, Senin (01/01) di Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Jombang, terlihat beberapa karya lukis yang terpajang. Mulai dari karakter wajah artis nasional hingga artis luar negeri berhasil dibuat oleh wanita lulusan Universitas Kristen Petra Surabaya ini.

Berbeda dengan lukisan yang umumnya yang menggunakan media kanvas dan cat air atau cat minyak, karya Shierly ini justru hanya mengandalkan media kertas gambar dan pensil.

Dengan media tersebut, wanita 32 tahun ini bisa membuat karya lukis potret sketsa wajah yang menyerupai wajah asli seseorang. Dari karya yang dihasilkan itu, Shierly menyebutnya bahwa karyanya merupakan jenis aliran Hyper Realis yang menonjolkan bentuk asli dari objek lukisan yang menyerupai objek aslinya.

“Kalau lukisan saya ini termasuk jenis aliran Hyper Realis. Meskipun sketsa wajah tetapi lebih menonjolkan bentuk objek aslinya. Seperti warna kulit wajah pada lukisan sketsa wajah orang,” ungkap anak terakhir dari tiga bersaudara pasangan Drs Wily Sugianto dan Emaratna ini.

Shierly menceritakan bahwa bakat melukisnya ini sudah ada sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Meski awalnya sebatas hobi, keinginan melukis Shierly ditekuninya dengan mengikuti les lukis di Jombang dan terus dikembangkan hingga memilih kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Kristen Petra Surabaya.

Kini karya-karya lukis Shierly sudah mulai dikenal tidak hanya di Kabupaten Jombang saja, melainkan hingga di internasional. Shierly mengatakan bahwa dirinya kerap mendapat pesanan dari orang-orang yang berasal dari luar negeri seperti Amerika, Inggris dan India.

Pesanan lukisan dari orang luar negeri itu berawal dari Shierly yang membuat lukisan salah satu aktor film bollywood dan diberikan secara langsung ke aktor tersebut ketika berada di Jakarta. Dari situlah, menurut penjelasan Shierly, karyanya mulai dikenal. Hingga ada beberapa media di India yang pernah menyinggung soal lukisan karya gadis asal Kota Santri ini.

“Kemarin pernah melukis wajah artis India dan saya berikan langsung ke orangnya. Sempat juga salah satu berita di India yang menyinggung soal karya lukis saya,” ungkapnya menceritakan.

Untuk melayani pesanan lukisan, Shierly memanfaatkan sosial media milik pribadinya. Antusias pengunjung sosial media milik Shierly pun cukup tinggi, terlihat dari jumlah followers yang mencapai 103 ribu followers.

Ia mengaku dari memanfaatkan sosial media instagramnya itu, Shierly sering mendapat pesanan lukisan. Harganya pun cukup variatif. Shierly mengatakan bahwa harga tertinggi, pernah mencapai Rp 5 juta. “Sementara ini hanya melalui sosial media. Jadi orang-orang yang pesan lukisan melalui sosial media dan email. Harganya variatif, pernah laku tertinggi itu Rp 5 juta yang pesan orang luar negeri,” ungkapnya.

Untuk tokoh nasional, Shierly juga membuat karya sketsa wajah mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Selain itu Shierly juga saat ini sedang melukis wajah Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo. Kali ini, Shierly juga bercita-cita untuk memberikan secara langsung kepada kedua tokoh nasional tersebut.

“Kalau diberi kesempatan, saya ingin menyerahkan langsung karya saya ini ke Pak Jokowi dan Pak Ahok. Sudah ada yang menjanjikan untuk menemukan langsung ke Pak Ahok, tetapi menunggu bebas dulu,” tutur Shierly.

Saat disinggung soal target kedepan, Shierly mengaku memiliki cita-cita untuk membuat pameran tunggal yang khusus memamerkan seluruh karya lukisnya. “Cita-cita saya kedepan ingin membuat pameran tunggal,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Shierly saat ditemui di galeri lukisnya.(foto:adi rosul)