Mas Abu Resmikan Gedung Baru Kampus II Politeknik Kediri

707

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar meresmikan gedung baru Kampus II Politeknik Kediri di Jalan Lingkar Maskumambang Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Sabtu (14/10).

Dalam sambutannya, Walikota Kediri yang akrab disapa Mas Abu ini mengatakan bahwa adanya Politeknik Kediri tidak lepas dari perjuangan yang panjang untuk mendirikan sebuah politeknik yang baik dan berkualitas di Kota Kediri.

Dikatakan, dahulu Kota Kediri dikenal sebagai kota yang memiliki potensi di bidang perdagangan, jasa dan pariwisata. “Pada tahun 2014 saya mencoba menggali potensi yang ada di Kota Kediri dengan menggandeng Prof Renald Khasali. Ternyata setelah dianalisa Kota Kediri ini memiliki 3 potensi menonjol mulai perdagangan, jasa dan juga pendidikan,” ujar Mas Abu.

Lebih lanjut Mas Abu mengatakan, dengan diketahui adanya 3 potensi yang ada di Kota Kediri, Pemkot Kediri akhirnya fokus pada hal-hal tersebut yang salah satunya adalah pendidikan. Hal itu lantaran pemerintah memiliki kepentingan untuk bisa menjadikan pendidikan yang ada di Kota Kediri ini semakin baik dan berkualitas.

“Selama ini kita memiliki PAUD sampai dengan SMA/SMK dan juga Perguruan Tinggi yang handal. Setiap tahun banyak siswa yang ingin sekolah ataupun kuliah di Kota Kediri. Seandainya pendidikan di Kota Kediri ditandingkan dengan daerah lain tidak kalah,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu Mas Abu juga berharap agar pendidikan di Kota Kediri semakin baik dan berkualitas. Baik mulai dari PAUD sampai dengan perguruan tingginya. Dengan keberadaan gedung baru Politeknik Kediri tersebut, diharapkan dapat berfungsi secara optimal dan juga menambah peran dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa sehingga lebih berdaya saing, kompetitif dan mengharumkan nama daerah, bangsa dan negara.

“Mahasiswanya harus lebih banyak dari yang tingkat sebelumnya dan kualitas harus lebih bagus juga. Mahasiswa Politeknik Kediri ini banyak yang belum lulus namun sudah ditawari pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa politeknik Kediri ini juga baik,” katanya.

Sementara itu di tempat yang sama Dr Ir Patdono Suwignjo, M Eng Sc selaku Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti juga mengungkapkan bahwa mahasiswa lulusan politeknik agar dapat diterima di dunia kerja. Syaratnya disamping lulus dan mendapat ijazah, juga harus memiliki minimal 1 sertifikat kompetensi.

“Pada akhir tahun 2019, saya tidak mengizinkan Politeknik melakukan wisuda pada mahasiswanya bila mahasiswanya tidak memiliki sertifikat kompetensi,”ujarnya.

Peresmian gedung baru Kampus II Politeknik Kediri tersebut ditandai dengan pemukulan gong, pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar serta Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Dr Ir Patdono Suwignjo, M Eng Sc.

Diketahui, fasilitas yang terdapat di gedung baru Kampus II Politeknik Kediri tersebut antara lain perpustakaan, ruang administrasi, laboratorium dan bengkel, ruang perkuliahan, dan asrama mahasiswa. Politeknik Kediri ini memiliki 3 program studi yaitu Teknik Informatika, Akuntansi dan Perawatan dan Perbaikan Mesin dengan jumlah mahasiswa saat ini sebanyak 1000 mahasiswa.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Kediri, Budwi Sunu HS, Direktur Politeknik Kediri, Drs Bambang Soekodiono, MT, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Mandung Sulaksono, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, perwakilan dari TNI dan Polri, Dosen dan Mahasiswa Politeknik Kediri.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Peresmian gedung baru Kampus II Politeknik Kediri.(dok Humas Pemkot Kediri)