ADAKITANEWS, Jombang – Jumlah angka pengangguran di Kabupaten Jombang tidak sebanding dengan kebutuhan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia di Kota Santri. Hal tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat Jombang yang datang ke Job Fair 2017.

Job Fair yang diadakan mulai tanggal 15-16 November 2017 di GOR Merdeka Jombang tersebut, hanya dipenuhi dengan 49 perusahaan dari berbagai bidang. Sedangkan untuk peserta Job Fair sendiri, pada hari pertama mencapai 5.500 orang.

Banyaknya angka pengangguran tersebut sampai hari ini masih jadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko mengatakan bahwa nantinya akan berkomunikasi pada seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang.

“Dari 49 perusahaan di Job Fair ini akan menampung tenaga kerja sejumlah 2.500 orang. Dan sisanya nanti akan kita salurkan ke seluruh perusahaan yang tidak ikut Job Fair melalui Disnaker,” ungkap Bupati Jombang, Rabu (15/11).

Untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran di Kabupaten Jombang, Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya melakukan inovasi dan upaya. Upaya tersebut, kata Bupati, yakni menggelar Job Fair sebanyak 3 kali dalam satu tahunnya. “Job Fair ini akan kami lakukan tiga kali dalam setahun, sebagai bentuk usaha menurunkan angka pengangguran,” ujarnya.

Bupati Jombang juga mengatakan bahwa Pemkab Jombang telah mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 ke Gubernur Jawa Timur sebesar Rp 2,2 juta. “Untuk UMK 2018 kami mengusulkan Rp 2.264.136. Angka tersebut meningkat 8,71 persen dari tahun sebelumnya, sesuai dengan ketentuan,” paparnya.

Dari nominal UMK yang diajukan oleh Pemkab Jombang tersebut, Bupati Jombang mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang dan telah menyepakati kenaikan upah sebesar 8,71 persen. “Sebelum adanya usulan ini, kami sudah melaksanakan rapat dengan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi pengusaha dan menyepakati kenaikan sebesar 8,71 persen itu,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Bupati Jombang saat membuka Job Fair 2017 di GOR Merdeka Jombang.(foto:adi rosul)