ADAKITANEWS, Jombang – Tingkat kesadaran masyarakat akan keamanan berkendara sepertinya masih rendah. Seperti yang terlihat di Jalan Raya Peterongan, tepatnya di bawah flyover peterongan, banyak pengendara yang tidak mengindahkan faktor keamanan.

Jalan yang seharusnya berlaku satu arah tersebut nyatanya tidak berjalan maksimal. Masih terlihat pengendara yang melanggar sistem tersebut, hingga tak jarang nyaris terjadi kecelakaan.

Seperti pantauan Tim Adakitanews.com pada Jumat (23/06). Bahwa banyak pengendara dari arah Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Rejoso yang hendak menuju ke timur arah Surabaya melakukan pelanggaran dengan melawan arus.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Imam Sudjianto saat dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan bahwa jalan raya di bawah flyover tersebut memang diberlakukan satu arah. Jika dalam penerapannya masih ada yang melawan arus maka itu sebuah pelanggaran.

“Kita juga sudah melakukan penertiban pada bulan kemarin dan kita berhasil mengamankan 34 kendaraan yang melanggar,” ungkap Kepala Dishub pada Tim Adakitanews.com, Jumat (23/06).

Saat disinggung soal tidak adanya rambu-rambu yang berada di lokasi tersebut, Kepala Dishub langsung membantah dan menegaskan bahwa rambu-rambu telah terpasang semua. “Untuk rambu-rambu sudah kita pasang semua,” ujarnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana SH SIK menjelaskan bahwa wilayah tersebut juga akan menjadi pantauan anggotanya. Untuk sementara anggota Satlantas masih berkonsentrasi di titik rawan macet. Namun jika nanti di wilayah flyover Peterongan terlihat ada pelanggaran, maka akan dilakukan penilangan.

“Wilayah tersebut juga kami monitor, jika terjadi pelanggaran maka akan kami tilang,” ungkap Kasatlantas.(ar)

Keterangan gambar: Situasi di Jalan Raya Flyover Peterongan. (bawah) Kondisi jalan dari PP Darul ‘Ulum Rejoso terlihat tidak ada rambu-rambu.(foto:adi rosul)