ADAKITANEWS, Jombang – Selain masih disibukkan dengan serangan hama wereng, para petani padi di Kabupaten Jombang kini dibuat resah dengan hama tikus yang mulai menyerang puluhan hektare tanaman padi di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang. Akibatnya, tidak sedikit dari tanaman padi milik petani yang berumur sekitar 2 bulan mati setelah hama tikus menggerogoti batang dan akar padi.

Selain di Kecamatan Jombang, hama tikus juga diketahui menyerang tanaman padi di enam kecamatan lainnya. Yakni Kecamatan Plandaan, Mojoagung, Peterongan, Megaluh, Perak dan Kecamatan Sumobito. Total lahan yang diserang bahkan mencapai ratusan hektare.

Salah satu petani, Basori mengaku khawatir dengan datangnya hama tikus yang jumlahnya mencapai ratusan ekor tersebut. Pasalnya, selain menghancurkan tanaman padi, hama tikus juga merusak tanah dan sawahnya. “Tolong kami dibantu soal serangan hama tikus ini,” kata Basori, Kamis (21/07).

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menyebut banyaknya hama tikus itu disebabkan oleh perubahan iklim atau La Nina, dimana banyak terjadi hujan sepanjang musim kemarau tahun ini. Akibat kemarau basah ini, populasi hama menjadi mudah berkembang.

Diketahui, selain tikus, sebelumnya sekitar dua ribu hektare tanaman padi milik petani di Jombang juga diserang hama wereng. Meski Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menilai serangan hama wereng masih di bawah ambang ekonomi, namun banyaknya hama penyerang tanaman padi itu dikhawatirkan bakal mengancam hasil produksi padi tahun ini dan merugikan petani.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Salah satu petani di Jombang menunjukkan lubang tikus di sawahnya.