ADAKITANEWS, Kediri – Penggunaan serta pengelolaan Dana Desa di tiap-tiap daerah, wajib dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan penuh pengawasan. Masyarakat pun diminta ikut andil dalam setiap hal, yang berkaitan dengan Dana Desa.

Seperti dalam acara Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Donganti Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, yang dilaksanakan pada Senin (06/11). Masyarakat diminta ikut mengawasi, sekaligus terlibat dalam setiap penggunaan Dana Desa.

Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri, Agus Djunadi mengatakan bahwa banyak kegiatan yang harus dilaksanakan oleh masyarakat melalui Dana Desa. Masyarakat pun, diminta ikut mengawasi setiap detil kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, agar penggunaan Dana Desa bisa benar-benar dimaksimalkan.

“Dana Desa memiliki program dengan rencana prioritas. Diantaranya prioritas pembangunan, dan punya nilai ekonomis berkelanjutan. Apabila di desa punya potensi, pergunakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Agung Andrianto, selaku Pendamping Lokal Desa Donganti. Agung menyatakan bahwa tugasnya adalah untuk memfasilitasi seluruh keinginan masyarakat, agar nantinya bisa terealisasi melalui pemanfaatan Dana Desa. Ia pun juga mempersilakan masyarakat untuk tahu penggunaan Dana Desa di desa mereka.

“Kalau tugas pendamping adalah sebagai fasilitator, atau yang menjembatani penggunaan dana desa kepada masyarakat di Desa Donganti. Kami menampung seluruh gagasan-gagasan masyarakat, mereka inginnya dikasih apa, mereka inginnya bisa apa, nanti kita memfasilitasi menyediakan sarana dan prasarananya,” katanya.

Terkait pengawasan dan peran serta masyarakat soal penggunaan Dana Desa, diharapkan bisa melibatkan seluruh elemen di desa. Salah satunya seperti yang disampaikan Rahmadi Yogi, Pembina Karang Taruna Kabupaten Kediri.
Yogi menegaskan bahwa hal terpenting dalam pelaksanaan Dana Desa adalah segi keamanan. Yakni sesuai dengan aturan agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. “Dana Desa itu harus dimanfaatkan maksimal sesuai potensi. Harus diserap dan sesuai,” tegasnya.

Yogi juga berharap, peran para pemuda desa yang tergabung dalam Karang Taruna bisa dimaksimalkan. “Harapan saya nantinya, Karang Taruna ini bisa bermanfaat di masyarakat di bidang apapun, termasuk pengelolaan Dana Desa. Karang Taruna juga pasti ikut terlibat mulai dari Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Desa,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Desa Donganti, Agus Budi Margo Utomo mengaku siap untuk terus dilibatkan dalam pembangunan di desanya. Ia, akan memaksimalkan peran seluruh masyarakat termasuk pemuda dalam pemanfaatan potensi di Desa Donganti, salah satunya melalui Dana Desa.

“Rencananya nanti ada budi daya ikan lele, pemanfaatan kompos. Kita juga akan terus meningkatkan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, dan bisa menampung seluruh keinginan mereka. Harapannya dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada di Desa Donganti ini, masyarakat Desa Donganti bisa bekerja di desanya sendiri dan tidak perlu lagi bekerja di daerah lain,” ujarnya.(kur)

Keterangan gambar: Kegiatan Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Donganti Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.(foto: kurniawan)