mayat
@dakitanews Kediri
– Warga Dusun Sagi, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Kamis (23/10) siang mendadak gempar. Pasalnya, di Hutan Untung desa setempat ditemukan sosok mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan warga melapor ke pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, penemuan mayat perempuan yang tubuhnya di kerubuti belatung pertama kali diketahui Tri Nanto, 16, warga Dusun Kalasan, Desa Kalasan, Kecamatan Plosoklaten, siang pukul 11.00 WIib saat mencari kayu. Saat masuk ke lokasi hutan tersebut, Nanto mencium aroma busuk.

Penasaran, saksi langsung mencari arah sumber aroma bau busuk muncul. Alangkah terkejutnya, saat saksi melihat sesosok mayat terlentang dengan tubuh di kerubuti belatung serta tulangnya sudah kelihatan. Kaget dengan temuannya dan takut terjadi hal yang mengkhawatirkan, saksi langsung melapor ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Plosoklaten.

Petugas Polsek Plosoklaten mendapat laporan tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian bersama petugas identifikasi Polres Kediri. Dari hasil identifikasi mayat perempuan yang rambutnya sudah beruban diperkirakan berusia 65 tahun.

Kapolsek Plosoklaten AKP Samsul Huda melalui Aiptu Nuril Huda menuturkan, penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya alias mr-x diduga seorang tuna wisma. “Diduga korban meninggal dunia disebabkan kelaparan. Disekitar lokasi kami juga menemukan pakaian yang sudah lusuh, “tutur Aiptu Nuril Huda.

Sementara itu, Siti Fatimah, 43, istri Kepala Dusun (Kasun) Dusun Sagi, Desa Jarak, mengatakan mayat perempuan yang dikerubuti belatung dengan tinggi badan diperkirakan 150 Cm itu seorang tuna wisma. “Kadang dia (korban) duduk di jembatan. Pernah saya kasih baju tapi dia tidak mau memakainya, “terang Siti Fatimah.(friska/gar).

Keterangan Gambar : Petugas Identifikasi Polres Kediri saat berada di lokasi kejadian.