2015-08-05_19.44.27

ADAKITANEWS, Madiun – Mbah Kusno,75, warga RT 49/RW 15 Dusun Kebondalem Wetan, Desa/Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, tewas akibat terbakar di kebun tebu miliknya sendiri, Selasa (4/8) siang lalu. Kebun tebu miliknya berada di RT 14/RW 1 Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, sebelumnya korban pamit kepada keluarga sekitar pukul 14.00, hendak kesawah.

“Namun, hingga petang, korban tidak kunjung pulang. Lalu, keluarga bersama warga melakukan pencarian hingga esuk harinya (Rabu, 5/8) pagi. Namun, sekitar pukul 08.30 seorang petani sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sesosok jasad dalam keadaan terbakar,” jelas Kapolsek Dolopo AKP Sumantri.

Sesuai keterangan saksi, tambahnya, saat ditemukan korban dalam keadaan tergeletak dengan tubuh seluruhnya terbakar diantara bekas pembakaran daun kering. Diduga korban sempat membakar tumpukan daun kering, ternyata merembet ke kebun tebu milik orang lain disebelahnya. “Korban agaknya berusaha memadamkan api merembet ke kebun orang lain dan gagal,” ujarnya lagi.

Bisa jadi korban kewalahan memadamkan api, apalagi korban juga mengidap penyakit darah tinggi dan asma. Dalam kondisi kewalahan korban diduga pingsan, selanjutnya korban tersambar api terus membesar. Dari olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, korban dipastikan tewas bukan akibat penganiayaan, petugas hanya melakukan otopsi luar bersama petugas medis Kecamatan Dolopo.

Disimpulkan, korban tewas bukan akibat penganiayaan, selnajutnya jasad korban dibawa dan diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan. “Kondisi tubuh korban terbakar 100% mengakibatkan kulit sekujur tubuh terkelupas,” jelas seorang petugas medis. (UK)

Keterangan foto: Usai menjalani otopsi luar, jasad Mbah Kusno korban tewas terbakar di kebun tebu dibawa kerumah duka, selanjutnya dimakamkan di teman pemakaman umum (TPU) desa setempat.