ADAKITANEWS, Kota Kediri – 10 warga Kelurahan/Kecamatan Mojoroto Kota Kediri mengeluh tidak dapat menggarap lahan Tanah Kas Desa (TKD) hampir 3 bulan. Meski telah menjadi pemenang lelang, warga mengaku tidak bisa menggarap tersebut lantaran dilarang oleh Kepala Kelurahan.

R Bambang Sudarjo, 55, warga Mojoroto Gang 7 Barat RT 2/RW 4 saat ditemui Tim Adakitanews.com pada Rabu (08/03) malam mengaku, memang sudah 3 bulan lebih ia membayar atas kemenangan lelang TKD Kelurahan Mojoroto Kecamatan Kota Kediri. Namun hingga saat ini ia dan juga 9 orang yang lain belum bisa menggarap tanah tersebut. “Saya bersama 9 orang yang lain sampai saat ini belum diperbolehkan mengerjakan lahan tersebut,” ujarnya.

Pengakuan yang sama juga dilontarkan oleh Priyanto dan Jumadi, warga Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Mereka juga mengaku bingung lantaran mengalami nasib yang sama. Atas larangan tersebut, warga pun merasa sangat dirugikan lantaran sudah 3 bulan lebih tidak bisa menggarap lahan yang sudah dimenangkan dari lelang.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Kelurahan Mojoroto Kecamatan Kota Kediri masih belum bisa ditemui lantaran kata pegawainya masih keluar kantor.

Selain dari pihak Kepala Kelurahan, Tim Adakitanews.com juga mencoba menghubungi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemerintah Kota Kediri, Bagus Alit. Namun yang bersangkutan juga belum bisa diwawancara lantaran masih rapat. “Saya masih rapat, nanti saja saya hubungi lagi,” ujarnya.(kdr4)

Keterangan gambar : (dari kanan) R Bambang Sudarjo, Priyanto, Junaidi saat ditemui Tim Adakitanews.com.(foto:fasihhuddin kholili)