AdaKitaNews Hukum Kriminal Mengaku Bisa Datangkan Emas Batangan, Dukun Palsu Tilep Rp 6.600.000

Mengaku Bisa Datangkan Emas Batangan, Dukun Palsu Tilep Rp 6.600.000

@dakitanews Tulungagung – Berkedok sebagai dukun, Sentot Moch Ansori,49, warga Jl Kilisuci RT 18 / RW 04 Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri harus merasakan dinginnya lantai sel tahanan. Pasalnya pria yang sehari-hari bekerja serabutan ini melakukan penipuan terhadap Watirah,49, warga Dusun Persilaan RT 02 / RW 02 Desa Babadan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung, yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 6.600.000.

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kain arna hitam, satu buah botol minyak wangi, satu bungkus bunga tiga warna, satu bungkah tanah liat yang dibungkus menggunakan plastik, serta empat batang kemenyan yang dipakai praktek untuk menipu korbannya. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Karangrejo guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Karangrejo AKP Panidi, mengatakan, kasus penipuan itu bermula pada Jum’at (12/9) sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa sebuah perlengkapan serta satu bongkah tanah yang dibungkus menggunakan plastik. Pelaku berkata kepada korban jika dia bisa mendatangkan emas batangan gaib. Dengan perantara bongkahan tanah yang ditanam di dalam tanah akan berubah menjadi emas seberat 500 gram selama lima hari.

“Pelaku mengaku kepada korban, jika dia bisa mendatangkan emas batangan gaib dengan satu bongkah tanah,” katanya

Namun perubahan tanah tersebut harus ada persyaratan yakni korban harus menyerahkan uang sebesar Rp 6.600.000  dengan alasan untuk membeli beberapa persyaratan ritual. Dengan tingkah pelaku korbanpun akhirnya tergiur dengan bujuk rayu pelaku, yang akhirnya korban menyerahkan uang tersebut kepada pelaku. “Korbanpun memberikan uang yang diminta oleh pelaku,” ungkapnya.

Kemudian setelah sampai lima hari, korban yang penasaran membongkar tanah yang ditanam tersebut. Ternyata tidak ada perubahan pada tanah tersebut, dengan adanya kejadian ini korban merasa menjadi korban penipuan sehingga melaporkan ke Mapolsek Karangrejo dan petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya membuahkan hasil dan berhasil menangkap pelaku.“Pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (Bram)

Keterangan Gambar : Dukun palsu (baju kuning) saat digelandang pihak petugas menuju sel tahanan