unduhan (9)ADAKITANEWS, Kediri – Pengurus Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri akan menempuh jalur hukum terkait pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Aktivis Posko Perjuangan Anti Korupsi (AP2AK) terkait laporan dugaan tindak pidana korupsi tertanggal 28 Juli dengan nomor surat: 036/KH-DP/02/VII/2016. Langkah tersebut, diambil setelah Kejaksaan Negeri Ngasem menyatakan tidak menemukan bukti-bukti terkait korupsi TP3 Kediri.

“Kami merasa dirugikan dengan laporan itu. Dalam waktu dekat kita akan melaporkan AP2AK dengan tuduhan pencemaran nama baik,” ungkap Moh. Arifin Anggota Bidang Hukum TP3 periode 2016-2020, Selasa (30/08).

Menurutnya, waktu dan tanggal pelaporan akan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan semua pengurus TP3 yaitu; Sutrisno Ketua TP3, Eko Ediyono Sekretaris, Mas’ud Said Anggota Bidang SDM, Politik dan Pemerintahan, Ibnu Gunawan Anggota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan Ekonomi, Moch. Arifin Anggota Bidang Hukum. Saat ditanya lebih detail terkait tanggal pelaporan pihaknya tidak bisa memastikan. “Nantilah saya kabarin,” jelasnya.

Sementara Danan Prabandanu Penasehat Hukum Aktivis Posko Perjuangan Anti Korupsi (AP2AK) mempersilahkan pengurus TP3 terlebih Moh. Arifin selaku Anggota Bidang Hukum TP3 Kediri untuk melaporkannya pada pihak berwajib. Pihaknya mempertegas, bahwa laporan dugaan tipidkor TP3 Kediri belum selesai. “Kalau ada panggilan terkait laporan dari pengurus TP3 Kediri kita tinggal datang saja,” paparnya.(blot)

Keterangan Gambar: Logo Pemerintah Kabupaten Kediri. (foto: Google.com)