Merasa Terpojok, Kades Gogorante Ancam Pidanakan Perangkat

2236

ADAKITANEWS, Kediri – Kepala Desa (Kades) Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Supadmoko mengancam bakal mempidanakan oknum perangkatnya. Hal itu lantaran ia merasa terus dipojokkan atas surat pengaduan yang dilayangkan ke Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri.

Supadmoko saat ditemui Tim Adakitanews.com mengaku, ia merasa terpojok atas surat pernyataan yang dilayangkan beberapa perangkatnya ke Komisi A. Dalam isi surat tersebut, para perangkat mengadu selama ini mereka tidak pernah diberikan tugas sesuai dengan jabatannya. Sementara seluruh pekerjaan dikuasai sendiri oleh Kades.

“Nanti kalau memang masih tetap seperti itu, saya akan musyawarah terlebih dahulu dengan yang bersangkutan. Jika memang tetap tidak ada solusi dan mereka masih menyudutkan, maka akan saya pidanakan saja,” cakapnya, Rabu (29/03) siang.

Kata Supadmoko, alasannya tidak menugaskan perangkat Desa Gogorante sesuai porsinya tersebut lantaran mereka dianggap tidak mampu mengerjakan dengan maksimal. “Mereka tidak mampu, makanya banyak yang saya handle sendiri,” ujarnya singkat.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait hal itu, Bendahara Desa Gogorante, Husain Wiyono dan Kaur Umum Desa Gogorante, Tri Wahyuni mengaku siap dalam situasi apapun. Pasalnya, apa yang ada di dalam surat pernyataan tersebut merupakan kondisi yang sebenarnya dan sudah tidak sesuai dengan aturan. “Kami tetap pada prinsip. Memang kondisinya seperti itu apa adanya. Jika memang mau dipidana silakan saja, kan saya tidak salah apapun,” pungkas keduanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kisruh antara Kepala Desa Gogorante dan perangkat desanya tidak hanya terkait pemberian tugas serta pengelolaan keuangan desa. Namun juga terkait dugaan pemecatan sepihak salah satu Kasun (Kepala Dusun) di desa tersebut. Untuk menyelesaikannya, Komisi A DPRD Kabupaten Kediri juga mengaku bakal segera melakukan pemanggilan kedua belah pihak.(kdr4)

Keterangan gambar : Kantor Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.(foto:fasihhuddin kholili)