Meski Permainkan Polisi di Medsos Fb, Hanya Jalani Proses Mediasi

2015-11-06_19.57.49ADAKITANEWS, Ponorogo – Meski telah mempermainkan salah seorang anggota Polantas Polres Ponorogo, Imelda Syahrul Wahab (24) Ofice Boy (OB) salah satu bank swasta di Kabupaten Ponorogo, hanya menjalani proses mediasi. Upaya ini sebagai upaya untuk melakukan perdaian dengan korban, yakni Bripda Aris Kurniawan. Pertemuan dilakukan di ruang Sat Reskrim Ponorogo.

Bully-1(1)Peristiwa ini juga sempat menjadi sorotan Kapolri Badroidin Haiti, meminta agar persoalan itu diselesaikan dengan perdamaian. Meski, sempat keluar SE Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atah hate speech. Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan berakhir hingga pukul 21.00 lebih, terjadi kesepakatan perdamaian.

Pelaku juga warga Dukuh Doho, Desa Joho, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, dihadapan penyidik, terlapor telah membuat surat permohonan maaf kepada pihak korban, dalam surat tersebut berisi pernyataan untuk tidak mengulangi telah diperbuatnya.

“Benar, semalam telah terjadi perdamaian. Terlapor telah membuat surat permintaan maaf. Kedua belah pihak sepakat berdamai menyelesaikan permasalahan dengan baik dan secara kekeluargaan. Penyidik juga memberikan pemahaman kepada terlapor tentang dampak atas perbuatnnya itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hasran, ketika dihubungi melalui ponselnya, Jum’at (6/11).

Terlapor dihadapan penyidik dengan disaksikan kedua orang tuanya membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan.  “Berdasarkan surat permohonan maaf yang dibuat dan ditandatangani diatas materai oleh pihak terlapor kepada pihak korban, tim penyidik Satreskrim Polres Ponorogo melakukan tindakan upaya mediasi,” ujar AKP Hasran lagi.

Untuk penyelesaian kasus tersebut, pihak Reskrim mempertemukan korban dengan terlapor. Kedua belah pihak sepakat berdamai menyelesaikan permasalahan dengan baik secara kekeluargaan, memberikan pemahaman kepada pihak terlapor mengenai dampak atas perbuatan tersebut. Selain itu juga telah ditandatangani surat pernyataan damai kedua belah pihak sekaligus pencabutan perkara.

Turut menyaksikan dalam upaya damai tersebut Ipda Eko Murbiyanto (KBO Reskrim), Ipda Choirul ( Kanit Pidum), Iptu Maryanto (Kanit Pidkor), Ipda Yoyok Wijanarko (KBO Lantas), Bripka Haryono (penyidik pembantu), Bripka Dwi Ariyanto (penyidik pembantu) dan Bripda Aris Kurniawan (korban/pelapor).

Sementara itu, dari pihak terlapor turut menyaksikan Mustofa (paman dari terlapor), Murtini (ibu terlapor) dan Imelda Syahrul (terlapor). Diperoleh informasi, perbuatan Imelda Syahrul membuat itu hanya sekadar iseng, kemudian diunggah di akun Face Book (FB) nya, sekdara untuk lucu-lucuan saja. (UK)

Keterangan foto: Bripda Aris Kurniawan dengan pelaku Imelda Syahrul Wahab tampak dihadapan penyidik, terlapor telah membuat surat permohonan maaf kepada pihak korban, surat berisi pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.