Jpeg@dakitanews Kediri – Jalur utama antar daerah Kediri – Surabaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Gampengrejo, membuat resah para pengguna jalan dan warga sekitar. Pasalnya dijalur itu minim lampu Penerangan Jalan (PJU). Akibatnya, jalur dengan volume lalu lintas padat itu sering memakan korban kecelakaan lalu lintas.

“Sering sekali kecelakaan di jalan ini, bahkan ada yang meninggal dunia. Masalahnya jalur ini cukup gelap, penerangan jalanya sangat minim,” ungkap Jamal, warga setempat.

Ulah para remaja yang sering tidak menyalakan lampu saat berkwndara dimalam hari menambah kekawatiranya. Lantara, dipinggir jalur ini acapkali vanyak kendaraan bea parkir.

“Kalau melalui jalur ini harus hati-hati, sering kita lihat anak-anak muda mengendarai motor dengan lampu tidak menyala dimalam hari. Ditambah lagi banyak kendaraan besar parkir sembarangan dipinggir jalan,” lanjut Jamal.

Ferry Ahmmad, salah sorang warga lainya menambahkan, selain PJU yang minim, juga banyak yang sudah tidak berfungsi alias mati. Kendati sudah lama diketahui tidak berfungsi, namun pihak pemerintah tidak kunjung memperbaikinya.

“Banyak yang rusak, lampunya tidak menyala. Tapi sampai saat ini pemerintah tidak segera memperbaiki,” ujarnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Kabag Humas Pemkab Kediri, Haris Setiawan mengatakan, pihak pemerintah Kabupaten Kediri tidak mwmiliki kewenangan untuk memperbaiki kerusakan PJU tersebut. Alasanya, jalur itu merupakan jalur provinsi. Sehingga kewenangan perbaikan maupun penambahan PJU adalah kewenangan pemerintah Provinsi.

“Jalan itu masuk jalur provinsi, untuk memperbaiki merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Kami akan berkoordinasi dengan pwmerintah provinsi untuk segera ada perbaikan,” jelas Haris. (Zay).