Minim Sarana, 85 % Penyandang Disabilitas Pilih Golput

2015-12-15_15.28.30ADAKITANEWS, Kediri- Sebanyak 85 persen para penyandang disabilitas tidak menentukan hak pilihnya pada pilkada serentak 09 Desember lalu. Hal itu, diyakini oleh Devisi Sosialisasi KPU kabupaten Kediri karena minimnya sarana dan prasarana.

Data yang dihimpun tim adakitanews.com, para penyandang disabilitas di Kabupaten Kediri berjumlah 1625 orang. Namun, pada saat diselenggarakannya pilkada pada 09 Desember lalu, para penyandang disabilitas yang menentukan hak pilihnya hanya 138 orang.

“Sesuai form C, para penyandang disabilitas yang menentukan hal pilihnya hanya 138 orang saja,” ungkap Samsuri anggota Komisioner KPU Devisi Sosialisasi saat dimintai keterangan oleh awak media di ruang kerjanya, Selasa(15/12).

Samsuri menambahkan, meskipun pihak KPU Kabupaten Kediri pernah melakukan sosialisasi terhadap para penyandang disabilitas, sebelum diselenggarakannya pilkada, namun hal yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan saat berlangsungnya pilkada.

“Kewajiban kami sudah gugur mas, karena sebelum pilkada pihak KPU sudah melakukan sosialisasi kepada mereka (penyandang disabilitas-red),”jelasnya.

Diakuinya, besar kemungkinan para penyandang disabilitas yang tidak menentukan hak pilihnya pada pilkada karena minimnya sarana dan prasana.”Mungkin ketidakhadirannya dikarenakan minimnya sarana dan prasarana,” urai Samsuri, tanpa menjelaskan lebih lanjut yang dimaksud sarana dan prasarana untuk disabilitas.(blot)

Keterangan Gambar : Samsuri anggota Komisioner KPUD Kab, Kediri

Recommended For You