width=

myphoto_25ADAKITANEWS, Jombang – Mobil anti galau yang disiapkan oleh Kementrian Sosial sejak 6 minggu lalu di Jakarta, mendapat banyak respon positif dari kalangan remaja. Kepastian itu dilontarkan oleh Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Wisuda Santri di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (29/05).

Khofifah menjelaskan, mobil anti galau yang difungsikan untuk memberikan konseling pada remaja yang bermasalah sudah menerima banyak curahan hati (curhat,red). Sedangkan persoalan yang paling banyak dikonsultasikan adalah persoalan narkoba.

“Hingga minggu keenam ini, yang paling banyak para remaja itu konsultasi terkait narkoba,” kata Khofifah.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, selain di Jakarta, dalam waktu dekat pihaknya akan meluncurkan mobil anti galau di tujuh kota lain. Mobil ini akan ditempatkan saat Car Free Day setiap hari minggu dan masing-masing sudah dilengkapi dengan konselor.

Mobil anti galau sendiri disiapkan untuk memberikan perhatian besar pada remaja yang bermasalah. Mobil anti galau diharapkan mampu menjadi solusi jemput bola ketika para muda-mudi itu tengah terlibat persoalan, baik itu narkoba maupun seks bebas yang tidak tersampaikan pada orang tua. Termasuk ketika para orang tua mengetahui tanda-tanda pada anaknya yang mengindikasikan pada dampak negatif. Sehingga dengan demikian, anak-anak mereka bisa segera mendapat konseling dan rehabilitasi.

“Karena di mobil itu kita harus menyiapkan beberapa konselor selain beberapa tips bagaimana para orang tua bisa memberikan intervensi pada anaknya ketika sudah mengetahui beberapa tanda yang sudah mengindikasikan kemungkinan anaknya. Misalnya, ternyata dia sudah mulai jauh dari air,” imbuh Khofifah.

Untuk kelancaran program ini, Mensos berharap mobil anti galau dilengkapi dengan konselor yang disediakan dari Panti Sosial yang bekerja sama dengan mahasiswa fakultas Psikologi. Khofifah juga berharap dengan program itu mampu menekan dan meminimalisir kenakalan remaja seperti kekerasan seksual dan jebakan narkoba.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.