width=

ADAKITANEWS, Ponorogo – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Jeruksing-Jetis Kabupaten Ponorogo, Minggu (13/03) pukul 02.00 Wib dini hari tadi. Satu unit sedan nopol AE 1273 SB yang dikemudikan Supriyono, 30, warga Desa Banjarejo Kecamatan Pudak menghantam pembatas jalan sehingga mengakibatkan sopir dan 2 penumpangnya tewas serta 3 lainya kritis.

Tiga penumpang yang tewas ditempat kejadian yaitu Supriyono, 30, pengemudi warga Desa Banjarejo Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo, Agus Susanto, 59, warga Desa Bedruk Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo, dan Yadi, 57, warga Jalan Juanda Tonatan Kecamatan Kota Ponorogo.

Sementara 3 penumpang yang mengalami kritis yakni Hartono, 39, warga Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Widodo, 35, warga Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo dan satu orang perempuan belum diketahui identitasnya. Ketiganya saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Hardjono Kabupaten Ponorogo.

Kanit Laka Polres Ponorogo, Ipda Edi Sucipto mengatakan kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan Supriyono melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan (Siman) menuju Kota Ponorogo. Namun, lantaran diduga pengemudi dalam pengaruh minuman keras, mobil tiba-tiba oleng dan akhirnya menabrak pembatas jalan. “Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Siman dan mengakibatkan tiga orang tewas di tempat, dan tiga orang penumpang lainya dalam keadaan luka. Diduga pengemudi terpengaruh minuman keras,” ucapnya.

Benturan yang cukup keras sempat mengejutkan warga sekitar lokasi kejadian. Ada dua penumpang terpental keluar dari dalam mobil dan 2 lainnya tergencet body kendaraan. Kondisi mobil ringsek dengan as roda depan patah dan bahkan sempat terbakar karena mengalami korsleting. Beruntung api dapat dipadamkan oleh warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut.

Proses evakuasi 2 korban yang terjepit body mobil memakan waktu cukup lama. Selain pengemudi diduga terpengaruh minuman keras, diperkirakan pengemudi juga tidak mengetahui kondisi jalan. “Mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan. Setelah melintasi jembatan, diperkirakan pengemudi tidak mengetahui jika jalur menyempit dan ada pembatas jalan sehingga langsung menabrak pembatas,” ujar Arifin salah seorang warga sekitar.

Kejadian tersebut sempat membuat arus lalu lintas jalur alternatif Ponorogo menuju Trenggalek serta sebaliknya menjadi tersendat. Kini kasus tersebut masih dalam penanganan dan pemeriksaan unit Laka Lantas Polres Ponorogo.(Uk)

Keterangan gambar: Petugas dibantu warga tengah membantu 2 korban yang terjepit di dalam mobil.(Foto: Agoes Basoeki)